RI Hingga Australia, 6 Negara dengan Tingkat Vaksinasi Rendah

CNN Indonesia | Sabtu, 29/05/2021 04:45 WIB
Sejumlah negara menerapkan strategi vaksinasi corona yang berbeda tetapi tingkatnya dinilai rendah. Ilustrasi vaksin corona. (AP/Alastair Grant)
Jakarta, CNN Indonesia --

Program vaksinasi virus corona (Covid-19) dilakukan setidaknya oleh 208 negara dan teritorial di dunia.

Berdasarkan Global Vaccination Tracker, sejauh ini sekitar 1,78 miliar dosis vaksin Covid-19 telah diberikan di secara global.

Strategi vaksinasi nasional di setiap negara berbeda. Beberapa negara memilih melakukan vaksinasi terhadap warganya sebanyak dan secepat mungkin, sementara negara lainnya mencoba memprioritaskan imunisasi bagi kelompok rentan terlebih dahulu.


Karena itu, tingkat vaksinasi di setiap negara pun berbeda.

Beberapa negara seperti Israel dan Amerika Serikat terus mempercepat program vaksinasi massal. Menurut data New York Times, hingga kini, sebanyak 57 persen penduduk Israel dan 40 persen penduduk AS telah menerima vaksinasi corona lengkap.

Sementara itu, di belahan dunia lainnya, masih banyak negara yang berjuang menggenjot tingkat vaksinasi nasional, baik itu karena minim sumber daya dan pasokan vaksin hingga karena tingkat kesadaran warga yang rendah.

Berikut 6 negara dengan tingkat vaksinasi rendah.

India

India telah memulai vaksinasi corona nasional sejak Januari lalu untuk kalangan petugas medis dan kelompok rentan. Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi menargetkan bisa melakukan vaksinasi terhadap 300 juta warga pada Agustus mendatang.

Namun, target vaksinasi pemerintah berjalan kacau lantaran tantangan logistik serta antusiasme warga yang kecil terhadap program tersebut.

Di sisi lain, India saat ini tengah menghadapi gelombang dua penularan corona yang lebih ganas hingga membuat sebagian besar fasilitas kesehatan di seluruh negeri kolaps.

Sejauh ini, India baru melakukan vaksinasi terhadap 42,3 juta warga atau 3,1 persen populasi dari total 1,38 miliar penduduk. Sementara itu, penularan corona di India masih mencapai ratusan ribu kasus setiap harinya.

Tingkat antusiasme warga yang kecil terhadap vaksinasi corona salah satunya disebut dipengaruhi oleh harga vaksin yang tinggi. Menurut laporan Times of India, harga vaksin di India, termasuk dari sektor swasta, menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.

India bahkan sempat mengalami kekurangan pasokan vaksin hingga memaksa sejumlah pusat imunisasi di beberapa negara bagian ditutup sementara waktu.

Padahal, India merupakan rumah bagi salah satu manufaktur produsen vaksin terbesar di dunia. Hingga kini, India memproduksi lebih dari 60 persen vaksin corona yang telah dijual di seluruh dunia.

Dan mayoritas negara yang membeli vaksin dari pabrik di India itu menggratiskan vaksinasi corona bagi para penduduknya.

Jepang

Jepang menjadi salah satu negara dengan kisah sukses meredam penularan virus corona di awal pandemi berkecamuk. Namun, saat ini, Negeri Matahari Terbit itu kembali dihadapkan dengan lonjakan penularan Covid-19 sama seperti beberapa negara lainnya di Asia.

Di sisi lain, pemerintah Jepang tengah berjuang meningkatkan antusiasme warga terhadap vaksinasi. Sejauh ini, Jepang baru mendistribusikan 11,2 juta dosis vaksin. Sementara itu, sebanyak 3,07 juta warga atau 2,4 persen populasi baru menerima vaksin seutuhnya dari total 126,1 juta penduduk.

Melansir Washington Post, beberapa alasan tingkat inokulasi vaksin di Jepang rendah adalah pemerintahan Perdana Menteri Yoshihide Suga berfokus ingin menciptakan vaksin buatan sendiri.

Di sisi lain, hingga kini Jepang belum berhasil mengembangkan vaksin corona sendiri sehingga membuat Tokyo mengandalkan impor vaksin dari negara lain.

Sementara itu, saat ini banyak pula negara lain yang panjang mengantre untuk mengamankan pasokan vaksin.

Di sisi lain, dilansir Mainichi, minimnya tenaga medis yang bisa menginokulasi vaksin menjadi tantangan lainnya yang memperlambat program imunisasi corona di Jepang. Hal itu juga diperparah dengan tingginya skeptisme warga Jepang soal vaksin.

Tak sedikit warga Jepang yang menganggap keamanan dan efektivitas vaksin belum terjamin.

RI Hingga Australia, 6 Negara dengan Tingkat Vaksinasi Rendah

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK