China Berduka atas Kematian Babi Kuat Penyintas Gempa 2008

CNN Indonesia | Jumat, 18/06/2021 05:40 WIB
Setelah 13 tahun berselang, Zhu Jianqiang alias Babi Kuat, yang menjadi ikon nasional China untuk penyintas gempa M7,9 pada 2008 silam akhirnya menemui ajal. Babi Kuat alias Zhu Jianqiang pada 25 April 2018. (AFP/JOHANNES EISELE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor babi yang menjadi ikon nasional China setelah berhasil lolos dari maut usai terjebak dalam reruntuhan gempa kuat pada 2008 silam akhirnya menemui ajal pada pekan ini.

Kematian babi berusia 14 itu pun disebutkan mengundang duka warga China, terutama di wilayah barat daya Provinsi Sichuan, Kamis (17/6).

Seperti dilansir AFP, hewan yang kemudian diberi nama Zhu Jianqiang (Babi Kuat) itu menjadi terkenal setelah berhasil lolos dari maut kala terjebak selama 36 hari di tengah reruntuhan pasacgempa bermagnitudo 7,9 di Shichuan pada 12 Mei 2008.


Kala itu, setidaknya mendekati 90 ribu orang tewas atau dinyatakan hilang. Dan, keberhasilan selamat yang ajaib babi itu pun menjadikannya terkenal serta memberikan pengaruh terhadap para penyintas.

Babi itu kemudian menjadi simbol yang menggambarkan dengan jelas soal, 'Semangat Pantang Menyerah'.

Salah seorang saksi selamatnya Zhu Jianqiang pada 2008 silam mengatakan saat ditarik dari reruntuhan, babi tersebut terlihat sangat kurus--bahkan ukuran badannya digambarkan menyerupai seekor kambing.

Setelah itu, museum lokal yang berada di dekat kota Chengdu membeli babi tersebut dengan harga 3.008 yuan (sekitar Rp6,7 juta), lalu menjadikan salah satu penarik kunjungan pariwisata.

Dan, pada Rabu (16/6) malam, museum tersebut lewat akun resminya di platform Weibo (media sosial China), mengabarkan ke publik Negara Tirai Bambu tersebut bahwa Sang Babi Kuat sudah lelah sehingga menyerah pada usia tuanya.

Tagar 'Strong Pig died (Babi Kuat mati)' pun menjadi frasa yang paling banyak dibicarakan di platform medsos Weibo hingga Kamis petang ini. Para pengguna Weibo yang berduka itu pun mengenang soal pengaruh babi tersebut hingga menemui ajal pada usia tuanya pekan ini.

(AFP/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK