Thailand Percepat Jarak Dosis Vaksin AstraZeneca Jadi 8 Pekan

CNN Indonesia | Selasa, 22/06/2021 21:05 WIB
Thailand akan mempercepat jarak pemberian dosis pertama dan kedua untuk vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca dari 10-12 pekan menjadi delapan pekan. Ilustrasi. (Reuters/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Thailand akan mempercepat jarak pemberian dosis pertama dan kedua untuk vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca dari 10-12 pekan menjadi delapan pekan.

Sekretaris Permanen Kementerian Kesehatan Thailand, Kiatiphum Wongjarit, mengatakan bahwa pihaknya mengambil keputusan ini untuk membendung peningkatan kasus Covid-19 varian Delta.

Wongjarit mengatakan bahwa daerah-daerah di mana varian Delta ditemukan dapat "menyesuaikan waktu untuk dosis keduanya."


Saat ini, Thailand memang sedang mengalami peningkatan infeksi virus corona varian Delta. Berdasarkan data yang dikutip Reuters, Thailand sudah melaporkan 660 kasus Covid-19 varian Delta yang tersebar di lebih dari 20 provinsi.

Sementara itu, Thailand juga mengalami kekurangan pasokan vaksin Covid-19. Saat ini, baru 2,2 juta dari 66 juta warga Thailand yang sudah rampung mengikuti vaksinasi.

Kondisi ini mengkhawatirkan karena Thailand masih mengalami lonjakan infeksi Covid-19 lebih dari 1.000 kasus per hari. Pada Selasa (22/6) saja, Thailand melaporkan 4.059 kasus dalam sehari.

[Gambas:Video CNN]

Di tengah peningkatan ini, kini hanya tersisa 20 tempat tidur untuk pasien dengan kondisi kritis di ibu kota Thailand, Bangkok.

Secara keseluruhan, Thailand sudah melaporkan 225.365 kasus Covid-19 dengan angka kematian 1.653 sejak pandemi melanda tahun lalu.

Lebih dari 85 persen infeksi dan 95 persen kematian itu terjadi hanya dalam waktu beberapa bulan belakangan sejak April.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK