Deretan Negara Sediakan Jalur Vaksin Covid Berbayar
CNN Indonesia
Selasa, 13 Jul 2021 20:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi vaksinasi massal di Gelora Bung Karno, Jakarta. (CNN Indonesia/ Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Indonesia berencana membuka jalur vaksinasi Covid-19 berbayar melalui Vaksinasi Gotong Royong. Pemerintah menunjuk Kimia Farma sebagai fasilitator pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong ini.
Namun, pelaksanaan vaksinasi mandiri yang seharusnya berlaku mulai pekan ini tertunda akibat protes masyarakat.
Selain Indonesia, beberapa negara lainnya sebenarnya telah lebih dulu membuka jalur vaksinasi berbayar sebagai salah satu upaya mempercepat program imunisasi Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar negara yang memberlakukan vaksinasi berbayar selain membuka jalur gratis.
Singapura merupakan negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara dan salah satu yang tertinggi di dunia.
Berdasarkan statistik Ourworldindata.org, setidaknya 66,8 persen dari total 5,9 juta populasi Singapura sudah menerima dosis pertama vaksin Covid-19.
Sementara itu, sebanyak 2,27 juta warga atau 39,8 populasi Singapura telah melakukan vaksinasi menyeluruh. Saat ini, pemerintah Singapura hanya menggunakan dua vaksin buatan Amerika Serikat yakni Pfizer dan Moderna dalam program vaksinasi nasional.
Program vaksinasi tersebut gratis untuk seluruh penduduk Singapura serta bagi warga asing yang memiliki izin tinggal jangka panjang di negara kota tersebut.
Selain itu, warga Singapura yang divaksin menggunakan vaksin di luar Moderna dan Pfizer juga tak dimasukkan dalam daftar penerima vaksin nasional, seperti dikutip The Straits Times.
Meski begitu, Singapura menerima sekitar 200 ribu lebih dosis vaksin Sinovac buatan China.
Pemerintahan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pun mengizinkan klinik dan RS swasta membuka vaksinasi mandiri menggunakan vaksin Sinovac, yang sebenarnya mendapat lisensi penggunaan darurat di Singapura.
Meski vaksinnya gratis, sebagian besar klinik yang membuka vaksinasi mandiri itu mematok harga administrasi imunisasi berbeda mulai dari 10 dolar Singapura (Rp107 ribu) hingga 25 dolar Singapura (Rp267 ribu).
Vaksin Sinovac diutamakan digunakan bagi warga yang memiliki alergi vaksin jenis mRNA seperti Pfizer dan Moderna.
Indonesia
Pemerintah Indonesia berencana membuka jalur vaksin berbayar mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong.
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.
Vaksin berbayar akan memanfaatkan jaringan klinik yang dimiliki oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk sebanyak 1.300 klinik yang tersebar di Indonesia.
Pemerintah mematok harga Rp321.660 per dosis dengan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis.
Namun, pelaksanaan yang rencananya dibuka kemarin, Senin (12/7) ditunda sementara akibat protes dari sejumlah kelompok masyarakat.
India
Perdana Menteri India Narendra Modi mengizinkan pihak swasta membuka jalur vaksinasi Covid-19 berbayar.
Hal itu dilakukan India demi memperluas dan mempercepat vaksinasi nasional di tengah gelombang baru infeksi corona yang lebih parah akibat penyebaran varian Delta corona.
Meski begitu, pemerintah India membatasi harga vaksinasi mandiri di rumah sakit dan klinik swasta itu.
Untuk vaksin Covaxin dan Covishield yang merupakan buatan dalam negeri dipatok seharga 1.410 Rupee (Rp274 ribu) dan 780 Rupee (Rp151 ribu) per dosis. Biaya itu sudah termasuk pajak dan administrasi, seperti dikutip dari Indian Express.
Sementara itu harga vaksin Sputnik V buatan Rusia adalah 1.145 Rupee (Rp222 ribu) per dosis.
Mulai 8 Juni lalu, pemerintah mengatur agar rumah sakit hanya boleh menambah biaya hingga 150 Rupee (Rp29 ribu).
Program vaksin berbayar sempat dikritik Mahkamah Agung India. Namun, Modi berjanji bahwa warga usia 18 tahun ke atas tetap dapat vaksin gratis.
Program vaksinasi Covid-19 di India. (AP/Rajesh Kumar Singh)
Taiwan
Pada April 2021, Taiwan sempat membuka jalur vaksin mandiri bagi warga lantaran tingkat keinginan vaksinasi yang rendah di antara masyarakat.
Sejauh ini, Taiwan menggunakan vaksin AstraZeneca dalam program vaksin mandiri. Menurut laporan Taiwan News, batas harga vaksin per dosis adalah 600 dolar Taiwan (Rp 310 ribu) per dosis. Biaya administrasi paling mahal yakni 200 dolar Taiwan (Rp 103 ribu).
Namun, program vaksin mandiri ditangguhkan pada Mei lalu karena minimnya pasokan vaksin bagi petugas medis dan garda depan.
Pemerintah Indonesia berencana membuka jalur vaksinasi Covid-19 berbayar melalui Vaksinasi Gotong Royong. Pemerintah menunjuk Kimia Farma sebagai fasilitator pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong ini.
Namun, pelaksanaan vaksinasi mandiri yang seharusnya berlaku mulai pekan ini tertunda akibat protes masyarakat.
Selain Indonesia, beberapa negara lainnya sebenarnya telah lebih dulu membuka jalur vaksinasi berbayar sebagai salah satu upaya mempercepat program imunisasi Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar negara yang memberlakukan vaksinasi berbayar selain membuka jalur gratis.
Singapura merupakan negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara dan salah satu yang tertinggi di dunia.
Berdasarkan statistik Ourworldindata.org, setidaknya 66,8 persen dari total 5,9 juta populasi Singapura sudah menerima dosis pertama vaksin Covid-19.
Sementara itu, sebanyak 2,27 juta warga atau 39,8 populasi Singapura telah melakukan vaksinasi menyeluruh. Saat ini, pemerintah Singapura hanya menggunakan dua vaksin buatan Amerika Serikat yakni Pfizer dan Moderna dalam program vaksinasi nasional.
Program vaksinasi tersebut gratis untuk seluruh penduduk Singapura serta bagi warga asing yang memiliki izin tinggal jangka panjang di negara kota tersebut.
Selain itu, warga Singapura yang divaksin menggunakan vaksin di luar Moderna dan Pfizer juga tak dimasukkan dalam daftar penerima vaksin nasional, seperti dikutip The Straits Times.
Meski begitu, Singapura menerima sekitar 200 ribu lebih dosis vaksin Sinovac buatan China.
Pemerintahan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pun mengizinkan klinik dan RS swasta membuka vaksinasi mandiri menggunakan vaksin Sinovac, yang sebenarnya mendapat lisensi penggunaan darurat di Singapura.
Meski vaksinnya gratis, sebagian besar klinik yang membuka vaksinasi mandiri itu mematok harga administrasi imunisasi berbeda mulai dari 10 dolar Singapura (Rp107 ribu) hingga 25 dolar Singapura (Rp267 ribu).
Vaksin Sinovac diutamakan digunakan bagi warga yang memiliki alergi vaksin jenis mRNA seperti Pfizer dan Moderna.
Indonesia
Pemerintah Indonesia berencana membuka jalur vaksin berbayar mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong.
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.
Vaksin berbayar akan memanfaatkan jaringan klinik yang dimiliki oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk sebanyak 1.300 klinik yang tersebar di Indonesia.
Pemerintah mematok harga Rp321.660 per dosis dengan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis.
Namun, pelaksanaan yang rencananya dibuka kemarin, Senin (12/7) ditunda sementara akibat protes dari sejumlah kelompok masyarakat.
Deretan Negara Sediakan Jalur Vaksin Covid Berbayar
Proses vaksinasi lansia di Taiwan. (REUTERS/ANN WANG)
India
Perdana Menteri India Narendra Modi mengizinkan pihak swasta membuka jalur vaksinasi Covid-19 berbayar.
Hal itu dilakukan India demi memperluas dan mempercepat vaksinasi nasional di tengah gelombang baru infeksi corona yang lebih parah akibat penyebaran varian Delta corona.
Meski begitu, pemerintah India membatasi harga vaksinasi mandiri di rumah sakit dan klinik swasta itu.
Untuk vaksin Covaxin dan Covishield yang merupakan buatan dalam negeri dipatok seharga 1.410 Rupee (Rp274 ribu) dan 780 Rupee (Rp151 ribu) per dosis. Biaya itu sudah termasuk pajak dan administrasi, seperti dikutip dari Indian Express.
Sementara itu harga vaksin Sputnik V buatan Rusia adalah 1.145 Rupee (Rp222 ribu) per dosis.
Mulai 8 Juni lalu, pemerintah mengatur agar rumah sakit hanya boleh menambah biaya hingga 150 Rupee (Rp29 ribu).
Program vaksin berbayar sempat dikritik Mahkamah Agung India. Namun, Modi berjanji bahwa warga usia 18 tahun ke atas tetap dapat vaksin gratis.
Program vaksinasi Covid-19 di India. (AP/Rajesh Kumar Singh)
Taiwan
Pada April 2021, Taiwan sempat membuka jalur vaksin mandiri bagi warga lantaran tingkat keinginan vaksinasi yang rendah di antara masyarakat.
Sejauh ini, Taiwan menggunakan vaksin AstraZeneca dalam program vaksin mandiri. Menurut laporan Taiwan News, batas harga vaksin per dosis adalah 600 dolar Taiwan (Rp 310 ribu) per dosis. Biaya administrasi paling mahal yakni 200 dolar Taiwan (Rp 103 ribu).
Namun, program vaksin mandiri ditangguhkan pada Mei lalu karena minimnya pasokan vaksin bagi petugas medis dan garda depan.