Malaysia Tahan 420 Orang Langgar Lockdown di Hari Iduladha

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 18:45 WIB
Kepolisian Malaysia menahan total 420 orang karena melanggar aturan lockdown selama hari Iduladha pada Selasa (20/7) lalu. Ilustrasi. (Istockphoto/BrianAJackson)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Malaysia menahan total 420 orang karena melanggar aturan lockdown selama hari Iduladha pada Selasa (20/7) lalu.

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, mengatakan bahwa ratusan orang itu melakukan berbagai pelanggaran, seperti bepergian tanpa izin, makan di restoran, tak menerapkan jaga jarak, hingga tak mematuhi aturan pengendalian pergerakan.

Berdasarkan data yang diterima Ismail, 332 dari total orang yang ditahan itu dikenakan denda. Selain itu, 82 orang masih dalam tahanan, sementara 6 lainnya bebas dengan jaminan.


Sebagaimana dilansir Malay Mail, ratusan orang itu ditangkap dalam rangkaian operasi kepolisian di 68.921 lokasi yang melibatkan 18.351 personel kepolisian.

Dari ratusan orang itu, 49 di antaranya ditangkap karena menggelar salat Iduladha tanpa izin di luar ruangan tanpa menerapkan aturan jaga jarak demi menghindari penularan Covid-19.

Kepala kepolisian Penang, Mohd Shuhaily Mohd Zain, mengatakan bahwa 49 orang itu terdiri dari 48 warga Bangladesh dan satu orang lokal. Mereka ditangkap di tempat berbeda di sekitar Juru pada Selasa, tak lama setelah salat Iduladha berakhir.

Kantor berita Bernama melaporkan bahwa penyelidikan ini digelar setelah satu video viral di media sosial menunjukkan sekitar 200 orang menggelar salat Iduladha di tempat parkir Taman Pelangi,Penang, sekitar pukul 08.30-09.00.

Para WNA itu dilaporkan menggelar doa di tempat parkir karena pihak manajemen surau tak mengizinkan mereka masuk. Menurut pengurus surau, gedung itu sudah mencapai kapasitas maksimum 100 orang.

Berdasarkan aturan lockdown di Malaysia, masjid boleh menggelar salat, tapi dengan kapasitas yang terbatas.

Kementerian Dalam Negeri pun meminta kepolisian untuk memberikan informasi detail mengenai insiden ini secepat mungkin.

[Gambas:Video CNN]

Tak hanya Bangladesh, sejumlah warga negara Indonesia juga sempat ditahan karena melanggar aturan protokol kesehatan saat lockdown.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan bahwa para WNI tersebut kumpul-kumpul setelah salat Iduladha.

Faizasyah mengatakan bahwa pelanggaran tersebut berlokasi di dua tempat berbeda, yaitu Gombak di Selangor, dan Penang. Meski demikian, Faizasyah tak menjabarkan lebih lanjut jumlah WNI yang sempat diperiksa aparat akibat pelanggaran itu.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK