KILAS INTERNASIONAL

Bentrok Taliban-Afghanistan hingga Jerman Kirim Kapal Perang

CNN Indonesia | Rabu, 04/08/2021 06:35 WIB
Bentrok Taliban-Afghanistan terus berlanjut hingga Jerman kirim kapal perang ke Indo-Pasifik, ramaikan berita internasional, Selasa (3/8). Ilustrasi. Suasana genting saat Taliban kuasai Afghanistan. (AFP/JAVED TANVEER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Selasa (3/8). Mulai dari bentrok Taliban-Afghanistan terus berlanjut hingga Jerman kirim kapal perang ke Indo-Pasifik.

1. Bentrok Taliban-Afghanistan, Mayat Bergelimpangan di Jalan

Kelompok Taliban dan pasukan Afghanistan terus bentrok hingga membuat situasi di negara itu semakin memburuk.


Pasukan pemerintah meluncurkan serangan udara di dekat sebuah rumah sakit di di Laskar Gah, Provinsi Helmand akhir pekan kemarin. Taliban pun melakukan perlawanan.

"Pesawat membom kota setiap menit. Setiap inci kota telah dibom," kata seorang penduduk Lashkar Gah, Badshah Khan kepada AFP.

"Anda bisa melihat mayat di jalanan. Ada mayat di alun-alun," ujarnya.

2. Singapura Izinkan Warga Alergi Vaksin mRNA Disuntik Sinovac

Pemerintah Singapura memperisalakan warga yang mengalami reaksi alergi setelah menerima dosis pertama vaksin corona jenis mRNA untuk disuntik Sinovac.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Senior Negara untuk Kesehatan Janil Puthucheary di sidang parlemen, Senin (2/8).

Kata dia, orang yang menerima vaksin Covid-19 dengan cara seperti itu akan dianggap telah divaksinasi lengkap.

"Kementerian Kesehatan telah menetapkan program kesehatan masyarakat bagi orang-orang ini untuk divaksinasi di klinik di rumah sakit umum untuk pemantauan lebih dekat, mengingat reaksi alergi mereka sebelumnya," kata Puthucheary seperti dikutip dari Channel News Asia.

3. Jerman Kirim Kapal Perang ke Indo-Pasifik, Klaim Bela Mitra

Jerman mengirim kapal perang kelas fregat 'Bayern' ke kawasan Indo-Pasifik untuk pertama kalinya dalam hampir 20 tahun di tengah masih panasnya isu Laut China Selatan.

Dikutip dari AFP, kapal tersebut berlayar dari pelabuhan Wilhelmshaven dengan mengangkut lebih dari 200 tentara untuk misi enam bulan demi memperkuat kehadiran Jerman di kawasan. Tujuannya adalah Singapura, Korea Selatan, dan Australia.

Kapal ini juga dilaporkan akan melewati Laut Cina Selatan, titik api ketegangan antara China dan sejumlah negara tetangganya di kawasan itu serta sekutu mereka Amerika Serikat.

"Pesannya jelas: kami membela nilai-nilai dan kepentingan kami bersama dengan mitra dan sekutu kami," kata Menteri Pertahanan Annegret Kramp-Karrenbauer sebelum keberangkatan kapal, Senin (2/8).

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK