WHO Umumkan Wabah Virus Marburg Berakhir di Guinea

tim, CNN Indonesia | Jumat, 17/09/2021 01:29 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan wabah virus Marburg yang sempat mengkhawatirkan beberapa waktu lalu telah berakhir di Guinea. Kasus virus Marburg sempat membuat heboh sejumlah negara termasuk Indonesia karena dikhawatirkan dapat menjadi pandemi seperti virus Corona.(Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan wabah virus Marburg yang sempat mengkhawatirkan beberapa waktu lalu telah berakhir di Guinea.

Otoritas kesehatan di Guinea mengonfirmasi bahwa virus Marburg tak lagi menyebar di negara itu. Virus Marburg merupakan virus menular yang termasuk dalam keluarga yang sama dengan virus Ebola.

Kasus virus Marburg pertama terkonfirmasi di Afrika Barat pada 9 Agustus lalu. Infeksi virus Marburg terjadi pada seorang pria. Dia meninggal dunia karena infeksi tersebut.


Guinea langsung melakukan penelusuran kontak dengan korban. Sejak saat itu tidak ada kasus lain yang terdeteksi.

"Tanpa tindakan segera dan tegas, penyakit yang sangat menular seperti Marburg dapat dengan mudah lepas kendali," kata pernyataan itu mengutip WHO Afrika, Matshidiso Moeti.

WHO menilai langkah Guinea ini menyelamatkan ribuan jiwa. Guinea merupakan negara miskin yang mengalami kudeta beberapa waktu lalu. Pada 2013-2016 Guinea juga dilanda wabah Ebola dengan menewaskan 2.300 orang.

Kasus virus Marburg sempat membuat heboh sejumlah negara termasuk Indonesia karena dikhawatirkan dapat menjadi pandemi seperti virus Corona.

Gejala virus Marburg meliputi demam tinggi dan pendarahan internal dan eksternal. Hingga saat ini tidak ada pengobatan atau vaksin untuk virus Marburg.

(ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK