Baku Tembak Gangster India di Pengadilan, 3 Tewas

CNN Indonesia | Jumat, 24/09/2021 21:01 WIB
Tiga orang tewas akibat insiden baku tembak di ruang sidang New Delhi, Jumat (24/9). Foto ilustrasi penembakan. (iStockphoto/FluxFactory)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga orang tewas akibat insiden baku tembak di ruang sidang New Delhi, Jumat (24/9). Pelaku dan korban dikabarkan bagian dari dua kelompok gangster di India.

Menurut keterangan polisi, insiden ini terjadi ketika tersangka kasus, yang mana adalah pemimpin geng, muncul di pengadilan. Tak lama setelah itu, dua pria yang menyamar menggunakan pakaian seperti pengacara menembak kepala geng itu.

Komisaris Polisi New Delhi Rakesh Asthana mengatakan, kedua penembak diduga merupakan anggota geng saingan si kepala gangster. Polisi juga membalas tembakan ini dan menewaskan kedua penyerang, dikutip Reuters.


Insiden ini membuat banyak orang panik dan berlarian untuk mencari perlindungan kala penembakan.

Menanggapi peristiwa ini, salah satu pejabat Pengadilan Rohini Arun Kumar berpendapat, pengacar yang masuk ke ruang sidang harus diberikan kartu identitas khusus. Tujuannya, agar risiko peniruan identitas semakin berkurang.

Presiden Asosiasi Pengacara New Delhi Sanjeev Nasiar mengatakan, pihaknya akan meninjau langkah keamanan yang sesuai untuk pengacara yang datang ke pengadilan. Tak hanya itu, pengacara juga tak akan bekerja pada Sabtu.

India merupakan salah satu negara di Asia. Total populasi negara ini mencapai 1,38 miliar orang, bersumber dari World Bank.

Selain masalah gangster, negara ini memiliki beberapa masalah lingkungan. Beberapa diantaranya adalah pengendalian pencemaran udara, konservasi energi, pengelolaan limbah padat, konservasi minyak dan gas bumi, dan konservasi hutan, dilansir laman resmi pemerintah India.

Tak hanya itu, India memiliki konflik wilayah dengan China, yakni di Ladakh. India juga masuk dalam Quadrilateral Security Dialogue (Quad), yang mana adalah kelompok kemitraan strategis antara AS, India, Jepang, dan Australia yang terjalin sejak 2007.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK