Kasus Covid-19 Singapura Naik Terus, Angka Kematian Bertambah

CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 12:06 WIB
Singapura kembali memecahkan rekor positif Covid-19, kasus naik terus. Kasus Covid-19 di Singapura naik terus. (REUTERS/EDGAR SU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Singapura kembali memecahkan rekor positif Covid-19, kasus naik terus. Setelah Jumat (24/9) menembus angka 1.650, kasus positif di negara ini mencapai 1.939 pada Minggu (26/9).

Di hari yang sama, Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) melaporkan dua kematian lagi, menjadikan jumlah kematian negara itu mencapai 78.

Salah satu pasien meninggal adalah seorang wanita Singapura 97 tahun yang positif Covid-19 pada 18 September. Ia meninggal karena komplikasi akibat penyakit tersebut, dilansir Channel News Asia.


MOH menuturkan, pasien tidak divaksin Covid-19 dan memiliki riwayat hiperlipidemia.

Kematian kedua terjadi pada wanita berusia 69 tahun. Ia positif terinfeksi COVID-19 pada Jumat (24/9) dan meninggal karena komplikasi di hari yang sama.

Ia juga termasuk dalam orang yang tidak divaksinasi dan memiliki riwayat hipertensi.

Dari 1.939 kasus, 1.536 diantaranya berasal dari transmisi komunitas. Sebanyak 398 lainnya berasal dari asrama dan lima kasus berasal dari luar negeri.

Tak hanya itu, MOH menginformasikan bahwa 1.203 orang dirawat di rumah sakit, dengan 30 diantaranya berada di Unit Perawatan Intensif (ICU). 172 pasien lainnya juga membutuhkan pasokan oksigen.

Di antara pasien yang sakit parah, ada 168 orang yang berusia di atas usia 60 tahun.

MOH juga menyampaikan bahwa 98 persen individu yang terinfeksi selama 28 hari terakhir memiliki gejala ringan dan tak bergejala. Total infeksi selama 28 hari terakhir di negara ini mencapai 20.439.

Salah satu daerah yang menjadi klaster penyebaran virus corona di Singapura adalah Pusat Grosir Pasir Panjang. Ada 64 kasus positif yang berasal dari pasar ini.

Dari 64 kasus, 59 orang adalah pekerja di pasar, tiga lainnya adalah pengunjung pasar, dan dua lainnya adalah anggota rumah tangga.

Untuk menangani penyebaran virus, Pusat Grosir Pasir Panjang akan ditutup selama tiga hari, mulai Senin (27/9) sore. Penutupan ini dilakukan untuk pembersihan mendalam dan desinfeksi, kata Badan Pangan Singapura (SFA), Minggu (26/9).

SFA menambahkan, penutupan sementara ini dapat mengganggu pasokan buah dan sayur di negara itu. Rencananya, pasar ini akan kembali dibuka pada Kamis (30/9).

Sampai pada Sabtu (25/9), 82 persen masyarakat Singapura telah menerima vaksinasi lengkap. Sebanyak 85 persen juga telah mendapatkan vaksin dosis pertamanya

Lebih dari 9,09 juta dosis vaksin telah diberikan di bawah program vaksinasi nasional Singapura. Total 4,4 juta warga juga telah menerima vaksin lengkap.



(bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK