Rusia Catat 852 Kematian Covid, Rekor Sejak Awal Pandemi

rds, CNN Indonesia | Selasa, 28/09/2021 18:12 WIB
Rusia mencatat 852 kematian akibat Covid-19 dalam sehari pada Selasa (28/9), yang tertinggi sejak awal pandemi Rusia mencatat rekor kematian akibat Covid-19 harian tertinggi sejak awal pandemi. (Foto: AP/Dmitri Lovetsky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia melaporkan 852 kematian akibat Covid-19 dalam sehari pada Selasa (28/9). Jumlah kematian harian itu menjadi yang tertinggi sejak awal pandemi virus corona muncul di negara tersebut.

Jumlah itu menjadikan total kematian Covid-19 di Rusia menjadi 205.531 jiwa, tertinggi di benua Eropa.

Badan statistik Rosstat Rusia bahkan melaporkan sekitar akhir Agustus lalu, Rusia telah mencatat lebh dari 350 ribu kematian akibat Covid-19.


Rekor kematian Covid-19 ini berlangsung ketika Rusia menghadapi lonjakan infeksi virus corona akibat penyebaran varian Delta, sama seperti kebanyakan negara lainnya.

Peningkatan infeksi Covid-19 ini terjadi sejak Agustus lalu dan diperparah dengan program vaksinasi yang terhenti.

Moskow menjadi episentrum virus corona di Rusia dan terus mengalami lonjakan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Wali Kota Moskow, Anastasia Rakova, mengklaim varian Delta yang sangat menular menjadi penyebab utama kenaikan kasus Covid-19 di ibu kota.

Rusia kini menjadi negara kelima dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia dengan total 7 juta lebih kasus virus corona.

Dikutip AFP, pemerintah Rusia dituduh meremehkan pandemi sehingga infeksi Covid-19 terus merebak di negara tersebut.

Selain itu, banyak warga Rusia yang tidak percaya dengan vaksin. Survei terbaru memaparkan mayoritas warga Rusia enggan divaksinasi.

Padahal, pemerintahan Presiden Vladimir Putin menargetkan bisa memvaksinasi 60 persen dari total 146 juta warganya hingga September ini. Namun, Kremlin akhirnya menurunkan targetnya itu.

Menurut situs Gogov yang mendata data Covid-19 di Rusia, hingga hari ini hanya 28 persen populasi Rusia telah rampung divaksinasi virus corona.



(rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK