Korea Utara dan China Bikin Sistem Militer Kian Misterius

CNN Indonesia
Rabu, 13 Oct 2021 09:13 WIB
Korea Utara dan China mengumumkan keduanya membuat sistem militer yang kian misterius. China dan Korea Utara bersiap bikin sistem militer yang kian misterius. (AFP/MARK SCHIEFELBEIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korea Utara dan China mengumumkan keduanya membuat sistem militer yang kian misterius. Korut mengklaim akan membuat kekuatan militer tak terlihat.

Sementara China dilaporkan tengah melakukan berbagai upaya untuk membuat kapal selamnya kian sulit dideteksi.

Presiden Korea Utara Kim Jong-un mengatakan, kemampuan militer tak terlihat ini penting dikembangkan agar negara lain tak berani mengusik negaranya.


"[Tujuan paling penting Korut saat ini] memiliki kemampuan militer tak terlihat," ujar Kim saat membuka pameran militer di Pyongyang, seperti dikutip Associated Press, Selasa (12/10).

Ia melontarkan pernyataan ini ketika sedang berbicara mengenai sikap Amerika Serikat yang terus menciptakan ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.

"(AS) adalah akar penyebab (ketidakstabilan)," kata Kim.

Kim memang selalu menuding AS memicu ketegangan, terutama dengan menggelar latihan militer dengan Korea Selatan. Terakhir kali, AS dan Korsel latihan militer gabungan pada Agustus lalu.

Selama ini, AS memang menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korsel untuk mempertahankan serangan dari tetangganya, usai perang pada 1950.

Sementara itu, China dilaporkan sedang berusaha membuat kapal selam bertenaga nuklir pembawa rudal balistik (SSBN) mereka semakin sulit dideteksi pihak lain.

Dugaan ini muncul dalam hasil riset penulis ensiklopedia mengenai kapal selam dari Prancis, Eric Genevelle. Ia melakukan riset bersama mantan teknisi sonar kapal selam nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat, Richard W Stirn.

Dalam laporannya, Genevelle dan Stirn mendeteksi China tengah meningkatkan kemampuan kapal selamnya agar tak terdeteksi dengan mengurangi kebisingan dan mengembangkan taktik untuk menyembunyikan nomor identifikasi.

Laporan itu juga menyebut China mencoba memodifikasi susunan sonar SSBN Tipe 094 agar dapat mengurangi suara bising. Selain itu, mereka juga menghilangkan jendela dan mengurangi lubang di lambung kapal.

Kedua peneliti itu juga menduga China menyusun skema penomoran kapal untuk mengelabui pihak intelijen asing.

Selain sama-sama memiliki kepemimpinan yang otoriter, Korea Utara dan China juga menjalin hubungan yang cukup akrab.

Pada Juli, Kim menggembar-gemborkan hubungannya dengan China saat mengucapkan selamat atas perayaan 100 tahun Partai Komunis.

"Keberadaan Partai Buruh Korea Utara bersama Partai Komunis China akan meningkatkan persahabatan Korut-China ke titik strategis baru seiring waktu dan seperti yang diinginkan rakyat kedua negara," ujar Kim.

Mengutip CFR, China sendiri adalah mitra dagang terbesar Korea Utara dan bisa dibilang memiliki pengaruh paling besar terhadap rezim Kim Jong-un.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER