Imbas Serangan Udara Israel di Suriah, 4 Orang Tewas

isa, CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 13:38 WIB
Israel melancarkan serangan udara ke dekat Kota Palmyra, Provinsi Homs, hingga menewaskan satu tentara Suriah dan tiga milisi pro-Iran. Ilustrasi serangan udara di Suriah. (Foto: AFP/AAREF WATAD)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setidaknya satu tentara Suriah dan tiga milisi pro-Iran akibat serangan udara Israel di Suriah tengah pada Rabu (13/10).

Media pemerintah Suriah, SANA, mengutip sumber militer mengatakan serangan itu terjadi di dekat kota Palmyra di Provinsi Homs.

"Sekitar pukul 23:34 waktu setempat, Israel, melakukan agresi udara di wilayah Palmyra menargetkan menara komunikasi dan beberapa yang ada di sekitarnya," kata salah satu sumber militer Suriah kepada SANA seperti dikutip AFP.


Kelompok pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Inggris, Syirian Observatory of Human Rights, mengatakan serangan Israel itu menargetkan beberapa titik di Iran, di antaranya menara komunikasi dekat pangkalan udara T4 di timur Palmyra.

Menurut lembaga itu, serangan tersebut menewaskan satu tentara Suriah dan tiga milisi pro-Iran. Namun, sejauh ini, kewarganegaraan mereka belum diketahui.

Sementara itu, serangan udara itu juga melukai tujuh orang termasuk tiga tentara Suriah.

Suriah menjadi salah satu sekutu Iran. Sementara Israel dan Iran adalah musuh bebuyutan.

Pekan lalu, serangan rudal Israel di pangkalan udara yang sama juga menewaskan dua milisi pro-Iran, kata kelompok pemantau HAM itu.

Sementara SANA melaporkan, enam tentara terluka dalam serangan tersebut.

Sejak pecahnya perang saudara Suriah pada 2011, Israel rutin melakukan serangan udara di sejumlah wilayah negara tersebut, sebagian besar menargetkan pasukan pemerintah.

Selain itu, Israel juga disebut menargetkan milisi Hizbullah pro-Iran dari Libanon yang bersekutu dengan rezim pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad.

Pasukan Israel jarang mengakui serangan individu, namun berulang kali mengatakan mereka tak akan membiarkan Suriah menjadi benteng musuh bebuyutannya yakni Iran.



(isa/rds/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK