Rusia Harap Taliban Lawan ISIS Sendiri, Tak Dibantu Asing

has, CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 20:32 WIB
Rusia menyatakan bahwa mereka berharap Taliban dapat mengatasi tantangan ISIS dengan kekuatan Afghanistan sendiri, tanpa bantuan dari luar. Ilustrasi Taliban. (AP/Felipe Dana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia menyatakan bahwa mereka berharap Taliban dapat mengatasi tantangan ISIS dengan kekuatan Afghanistan sendiri, tanpa bantuan dari luar.

"Kami berharap pernyataan pihak berwenang di Kabul mengenai kemampuan mereka menangani ISIS sendiri tanpa bantuan asing dapat diwujudkan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, seperti dikutip AFP.

Zakharova mengatakan bahwa Rusia saat ini sangat khawatir dengan keberadaan ISIS yang terus menunjukkan taringnya di Afghanistan.


Sejak lama, Rusia memang mengkhawatirkan pertumbuhan berbagai kelompok militan di Afghanistan, terutama karena sejarah penyusupan milisi dari negara tetangganya itu.

Zakharova mengatakan bahwa delegasi Taliban bakal datang ke Moskow pada pekan depan untuk membicarakan lebih lanjut kondisi di Afghansitan.

Namun menurutnya, pertemuan itu hanya akan fokus pada upaya pemberian bantuan internasional bagi rakyat Afghanistan demi mencegah "krisis kemanusiaan" yang kian parah setelah Taliban berkuasa.

Sementara itu, Rusia juga terus berupaya agar pergolakan di Afghanistan tak membawa dampak pada negaranya. Sejak Taliban mulai menunjukkan gelagat bakal mengambil alih kekuasaan, Rusia terus memperkuat pertahanannya.

Pada awal Agustus lalu, Rusia menggelar latihan militer bersama Uzbekistan dan Tajikistan di wilayah Tajikistan yang berbatasan dengan Afghanistan.

Kini, Rusia juga dijadwalkan bakal menggelar latihan gabungan bersama Tajikistan, Kirgizstan, Kazakhstan, Armenia, dan Belarus. Mereka bakal latihan di wilayah Tajikistan yang berbatasan dengan Afghanistan pada 22-23 Oktober mendatang.

Latihan ini digelar ketika ISIS terus meningkatkan serangan di Afghanistan. Sejak Taliban berkuasa, ISIS sudah berulang kali unjuk gigi, mulai dari bom bunuh diri di bandara hingga ledakan di masjid Syiah.

(has/has)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK