Iran Ancam Israel Gara-gara Ganggu Program Nuklir

CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 20:03 WIB
Iran mengancam Israel jika negara itu terus mengganggu program nuklir Teheran. Foto ilustrasi, pengayaan uranium di pusat nuklir Iran. (AFP/Kazem Ghane)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran mengancam Israel gara-gara negara itu terus mengganggu program nuklir Teheran.

"Kami memperingatkan rezim Zionis terhadap kesalahan perhitungan atau kegiatan militer apapun yang menargetkan Iran dan program nuklirnya," tulis duta besar Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi dalam surat yang diterbitkan kantor berita Tasnim.

Ravanchi menuduh Israel kerap melakukan tindakan yang provokatif terhadap Teheran. Ia juga menilai ancaman Israel pada negaranya membuktikan Tel Aviv bertanggung jawab atas serangan teror program nuklir Tehran di masa lampau, dikutip dari AFP.


Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan bahwa Israel berhak menggunakan kekuatan untuk mencegah Iran memproduksi senjata nuklir.

Lapid juga menekankan penggunaan kekuatan penting untuk melindungi dunia dari kejahatan.

Pernyataan ini muncul di tengah pembicaraan kesepakatan nuklir Iran dengan negara besar yang sempat redup kala mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik diri di 2018.

Presiden AS saat ini, Joe Biden tengah menunjukkan minatnya untuk kembali memberlakukan kesepakatan nuklir tadi.

Kesepakatan ini membuat Iran harus mengurangi kekuatan nuklirnya dengan imbalan pengurangan sanksi internasional dari pihak negara Barat.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dikabarkan akan terbang ke Sochi, Rusia, untuk membahas program nuklir Iran bersama Presiden Rusia Vladimir Putin.

Bennett sendiri menentang keras kepemilikan Iran atas senjata nuklir. Ia menilai program nuklir Iran melanggar semua batasan yang dibuat untuk mencegah pembuatan senjata.

Sementara itu, Iran mengatakan program nuklirnya dibuat untuk tujuan damai.

Iran dan beberapa negara termasuk AS, pernah menandatangani kesepakatan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) di 2015. Kesepakatan ini menempatkan pembatasan signifikan pada program nuklir Iran dengan imbalan keringanan sanksi bagi negara itu.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK