Viral Penodaan Al-Qur'an Bangladesh, 4 Perusuh Tewas Ditembak

CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 22:54 WIB
Ratusan warga Bangladesh merusak sejumlah kuil Hindu usai viral video Al-Qur'an diletakkan di patung Hanoman. Ilustrasi kerusuhan massa. (Foto: iStock/ManuelVelasco)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 500 orang melakukan perusakan terhadap sebuah kuil Hindu di kota Hajiganj, Bangladesh, menyusul video viral dugaan penodaan Al-Qur'an. Polisi kemudian melakukan penembakan untuk menghalau massa dan menewaskan setidaknya empat orang. 

Dikutip dari AFP, insiden itu terjadi menyusul kehebohan terkait rekaman video Al-Qur'an yang diletakkan di lutut patung salah satu dewa Hindu Hanoman dalam sebuah festival keagamaan.

Peredaran rekaman video itu menyulut amarah warga di negara yang berpenduduk mayoritas muslim itu.


Umat Hindu sendiri tengah bersiap merayakan Puja Durga, yang puncak perayaannya dilakukan dengan menceburkan patung Dewi Durga ke sungai pada Jumat (15/10).

Kepala kepolisian setempat Milon Mahmud menyatakan kasus ini membuat sekelompok orang menyerang kuil Hindu di Hajiganj dan bentrok dengan polisi yang berjaga, Rabu (13/10). Empat orang tewas dan hampir 20-an orang terluka, termasuk 15 petugas polisi.

Seorang petugas polisi pun mengonfirmasi bahwa keempat orang itu mati akibat tembakan.

Dalam insiden yang sama, pemimpin komunitas Gobinda Chandra Pramanik menyebut dua penganut Hindu juga tewas dan sekitar 150 lainnya terluka. Selain itu, ia mengaku sedikitnya 80 kuil sementara diserang.

"Ratusan ribu orang dalam ketakutan," aku Pramanik, sambil menambahkan bahwa dua serangan kembali terjadi pada Kamis (14/10).

Inspektur polisi Monir Ahmed mengungkapkan kuil hindu yang diduga menjadi lokasi penodaan Al-Qur'an itu termasuk yang diserang massa. Dari lokasi itu, ia menyebut kepolisian menangkap 40 orang.

Unjuk rasa yang diikuti ratusan orang di kota Zakiganj, Rabu (13/10), juga berujung ricuh dan bentrokan dengan polisi.

"Beberapa orang dan beberapa petugas polisi terluka. Massa menyerang dan merusak mobil polisi dan aparat lokal. Kami telah mengerahkan polisi tambahan," kata wakil kepala polisi Lutfar Rahman.

Di bagian utara Bangladesh, media lokal melaporkan kuil serta patung Hindu dirusak di dua kawasan pedesaan.

Aparat juga meningkatkan keamanan di Chittagong, di bagian selatan Bangladesh, yang merupakan daerah dengan jumlah besar populasi Hindu.

Pelaku Perusakan Diburu

Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan mengatakan ada pula sejumlah pihak yang berupaya menggeledah rumah beberapa warga Hindu. Ia pun berjanji akan mengejar para pelaku.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Bangladesh memerintahkan penyelidikan atas kekerasan tersebut dan "mendesak semua pihak untuk menjaga kerukunan beragama, perdamaian, dan keamanan".

Pasukan paramiliter penjaga perbatasan pun dikerahkan ke 22 dari total 64 distrik untuk memberikan keamanan kepada pengunjung festival keagamaan selama perayaan Hindu terbesar di negara itu.

Infografis Hubungan RI-India, dari Soekarno hingga Joko WidodoInfografis Hubungan RI-India, dari Soekarno hingga Joko Widodo. (Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)

Situs berita lokal maupun media Bangladesh lainnya melaporkan bahwa polisi telah menahan seorang pria Muslim bernama Fayez karena diduga membagikan video insiden tersebut.

Merespons insiden itu, Kementerian Luar Negeri India, dalam sebuah konferensi pers Kamis (14/10), menyebut penyerangan itu "mengganggu" dan mengatakan Komisi Tinggi melakukan kontak dekat dengan pihak berwenang setempat.

Diketahui, populasi umat Hindu mencapai 10 persen dari total 169 juta penduduk Bangladesh. Komunitas ini kerap menghadapi kekerasan sporadis dalam beberapa tahun terakhir yang sering dipicu oleh isu yang tersebar di media sosial.

Pada 2016, misalnya, massa merusak setidaknya lima kuil Hindu dan menyerang permukiman akibat sebuah unggahan di Facebook yang mengejek salah satu tempat paling suci bagi umat Islam.

(AFP/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK