Bayi Afghanistan yang Dititipkan ke Tentara AS Ditemukan Keluarga

CNN Indonesia
Senin, 10 Jan 2022 19:48 WIB
Drama bayi Afghanistan yang dititipkan secara terpaksa oleh sang ayah ke tentara AS saat rusuh evakuasi di bandara Kabul Agustus lalu berakhir bahagia. Kisah tragis bayi Afghanistan yang dititipkan secara terpaksa oleh sang ayah ke tentara AS saat rusuh evakuasi di bandara Kabul Agustus lalu berakhir bahagia. (Foto: Omar HAIDIRI / Courtesy of Omar Haidiri/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang bayi Afghanistan kembali bersatu dengan keluarga setelah terpisah dengan orang tuanya saat rusuh evakuasi di bandara Kabul ketika Taliban berkuasa Agustus lalu.

Bayi itu bernama Sohail Ahmadi dan usianya baru dua bulan saat kejadian itu berlangsung.

Sohail hilang setelah dititipkan sang ayah, Mirza Ahli Ahmadi, yang putus asa soal keamanan putranya kepada seorang yang ia yakini sebagai tentara Amerika Serikat lewat atas pagar bandara. Mirza berharap langkahnya itu dapat menyalamatkan sang putra dari kerumunan orang yang berdesakan ingin masuk bandara.


Momen sang ayah menitipkan Sohai lke tentara AS bahkan terabadikan kamera pewarta foto asing. Foto itu pun sontak menjadi viral di media sosial.

Namun, sejak menitipkan Sohail, Mirza dan istrinya, Suraya, tak pernah menemukan putra mereka tersebut meski telah berhasil masuk bandara dan pada akhirnya dievakuasi ke AS.

Selama berbulan-bulan, Mirza dan Suraya berada dalam kesedihan memikirkan di mana Sohail. 

Ternyata, Sohail ditemukan oleh seorang supir taksi bernama Hamid Safi. Safi menemukan Sohail menangis tak berhenti tergeletak di sebuah sudut bandara tanpa ada yang menjaga.

Ia lantas memutuskan membawa Sohail dan merawat bayi itu seperti anaknya. Sebab, Safi telah lama mendambakan anak laki-laki. Safi pun menamakan Sohail dengan Mohammad Abed.

Safi dan sang istri kerap mengunggah foto mereka dengan Sohail ke Facebook. Suatu hari, berita Reuters soal Sohail yang menghilang dibaca beberapa tetangga Safi dan mereka pun memberitahukan keberadaan Sohail dalam komentar berita Reuters hingga akhirnya diketahui Ahmadi.

Ahmadi pun segera meminta ayah mertuanya yang masih di Afghanistan, Mohammad Qasem Razawi, untuk meminta Safi mengembalikan Sohail.

Safi sempat menolak hingga kasus ini dibawa ke polisian. Setelah lebih dari tujuh minggu negosiasi, Safi akhirnya menyerahkan anak itu kepada Razawi.

Razawi mengatakan pihaknya akhirnya setuju memberikan kompensasi kepada Safi sekitar US$950 untuk mengganti biaya perawatan selama lima bulan.

"Kakek bayi itu mengadu kepada kami dan kami menemukan Safi dan berdasarkan bukti yang kami miliki, kami mengenali bayi itu," kata kepala pengawas wilayah kantor polisi setempat, Hamid.

"Dengan kesepakatan kedua belah pihak, bayi itu akan diserahkan kepada kakeknya," kata Hamid seperti dikutip CNN.

Razawi mengatakan Safi, dan keluarganya sangat terpukul kehilangan Sohail. Mendiang ibu Safi sangat menginginkan cucu laki-laki.

"Safi dan istrinya menangis, saya juga menangis, tetapi meyakinkan mereka Anda berdua masih muda, Allah akan memberi Anda anak laki-laki. Bukan satu, tetapi beberapa. Saya berterima kasih kepada mereka berdua karena telah menyelamatkan anak dari bandara," kata Razawi.

Razawi sampai menggelar pesta untuk merayakan cucunya yang kembali setelah sempat hilang.

Sementara itu, Mirza dan Suraya berharap Sohail segera dibawa ke AS dan tinggal bersama mereka di apartemen di Michigan.

"Kita harus mengembalikan bayi itu kepada ibu dan ayahnya. Ini satu-satunya tanggung jawab saya. Keinginan saya adalah dia harus kembali kepada mereka," ujar Razawi.



(isa/rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER