UEA Cetak Rekor Covid Sejak Januari 2021, Tembus 2.902 kasus

CNN Indonesia
Kamis, 20 Jan 2022 03:25 WIB
Uni Emirat Arab mencetak rekor kasus harian Covid-19 dengan 2.902 dalam 24 jam terakhir pada Rabu (19/1) sejak Januari 2021. Foto ilustrasi. Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (REUTERS/SATISH KUMAR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Uni Emirat Arab (UEA) mencetak rekor kasus harian Covid-19 dengan 2.902 dalam 24 jam terakhir pada Rabu (19/1) sejak Januari 2021. Sementara itu, angka kematian harian bertambah dua orang.

Sebelumnya rekor kasus Covid-19 di UEA mencapai 3.996 kasus pada 28 Januari 2021.

Kementerian Kesehatan UEA juga melaporkan angka kesembuhan yang mencapai rekor dengan 1.285 kasus. Dengan demikian total pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 763.664, demikian dikutip Arab News.


Menanggapi lonjakan kasus yang terjadi, pemerintah UEA hanya menerapkan aturan bagi pengunjung yang ingin masuk Abu Dhabi.

Syarat itu diantaranya, mereka yang sudah divaksin penuh, booster atau tes PCR dalam waktu 4x24 jam.

Selain itu, pemerintah juga memperbarui protokol kesehatan dan keamanan masyarakat.

Menurut laporan The National, di bawah prosedur itu, orang yang memiliki risiko tinggi Covid-19 yaitu orang berusia 50 tahun, memiliki gejala, hamil atau memiliki penyakit kronis, harus mengunjungi Pusat Penilaian Pertama Covid-19 untuk isolasi.

Untuk mengakhiri masa isolasi, mereka harus menunjukkan dua hasil PCR negatif dengan selang waktu 24 jam atau melakukan tes PCR pada hari ke-8 dan ke-10. Mereka juga harus menyelesaikan 10 hari dalam isolasi tanpa gejala yang muncul dalam tiga hari terakhir karantina, usai pemeriksaan medis.

Pihak berwenang juga menjelaskan prosedur mereka yang memiliki gejala ringan atau sedang atau yang tidak menderita penyakit kronis.

Dalam hal ini, mereka harus melakukan tes ulang di fasilitas kesehatan mana pun di UEA sembari terus mengisolasi.

Jika tes ini positif, pasien akan dihubungi oleh petugas dan diminta menyelesaikan prosedur isolasi.

Pasien dalam kategori ini juga harus menerima dua tes PCR negatif dalam waktu 24 jam untuk mengakhiri isolasi. Namun, pemerintah juga mendesak agar warga terus mematuhi tindakan pencegahan begitu melanjutkan kegiatan.

Pemerintah juga memperbarui protokol kontak erat. Kontak dekat akan menerima teks yang memberitahu mereka mengikuti tes PCR dan mendaftar sendiri di karantina rumah melalui tautan yang disediakan dalam pesan.

Orang yang divaksinasi lengkap harus dikarantina selama tujuh hari, dengan persyaratan 10 hari jika tidak divaksinasi.

Mereka yang positif Covid-19 kemudian harus mengikuti protokol yang sama yang ditetapkan untuk mereka yang tertular virus.

Mereka yang dites dan hasilnya negatif harus melakukan tes PCR tambahan di hari keenam bagi yang divaksinasi. Mereka yang belum divaksin harus melakukan tes tambahan di hari kesembilan.

Jika hasilnya kembali negatif, mereka bisa mengakhiri isolasi sesuai dengan aturan Covid-19. Sejauh ini total kasus Covid-19 di UEA mencapai 813.931, dan kematian 2.200 jiwa.



(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER