6 Poin Perundingan Lanjutan Rusia dan Ukraina di Turki

CNN Indonesia
Rabu, 30 Mar 2022 08:47 WIB
Sedikitnya ada enam poin yang dibahas dalam perundingan lanjutan antara Rusia dan Ukraina di Turki. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beri sambutan sebelum perundingan antara Rusia dan Ukraina dimulai di Istanbul. (AP/)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia dan Ukraina menggelar perundingan lanjutan di Istanbul, Turki, 28-30 Maret demi mengakhiri perang sesegera mungkin di Eropa Timur itu yang terus berkecamuk.

Menurut berbagai laporan negosiasi ini membahas jaminan keamanan, status netral Ukraina, integritas wilayah, masalah keberadaan pangkalan militer asing, dan keanggotaan Uni Eropa.

Sebelumnya, kedua negara ini tercatat sudah melakukan beberapa kali pertemuan, namun tak ada hasil yang signifikan.

Di salah satu negosiasi hasil pertemuan Rusia-Ukraina yakni dibukanya koridor kemanusiaan untuk jalur evakuasi, namun pasukan Moskow disebut masih menembaki warga di jalur itu.

Berikut hasil negosiasi Ruisa-Ukraina di Turki yang dihimpun CNNIndonesia.com dari berbagai sumber.

1. Rusia Akan Setop Operasi Militer di Kyiv dan Chernihiv

Rusia mengatakan akan menghentikan aktivitas militer mereka di dua kota yakni Kyiv dan Chernihiv.

Kepala negosiator Rusia, Vladimir Medinsky, mengatakan Moskow akan mengambil langkah untuk eskalasi militer dan politik.

2. Ukraina Berstatus Netral

Menurut keterangan negosiator, usulan Ukraina untuk mengadopsi status netral disetujui dalam pertemuan Rusia-Ukraina yang berlangsung di Turki.

Sebelumnya, Ukraina memang sudah menyatakan diri tak akan bergabung dengan aliansi militer manapun termasuk Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

3. Masa Depan Crimea Masih Dibicarakan

Dalam pertemuan itu, Ukraina menawarkan masalah yang berkaitan dengan Crimea dan kota Sevastopol akan dibahas melalui negosiasi bilateral antar kepala negara, demikian dikutip Bloomberg.

Crimea merupakan wilayah yang dianeksasi Rusia pada 2014 lalu, sementara Sevastopol adalah kota yang dikuasai pasukan Moskow sejak invasi.

Menurut France24, status Crimea belum menemukan titik terang. Ukraina masih perlu berunding untuk menentukan wilayah ini selama 15 tahun.



Tiga Poin Lain Perundingan Rusia dan Ukraina

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER