Zelensky Telepon Erdogan, Bahas Mariupol yang Diduduki Pasukan Rusia

rds | CNN Indonesia
Senin, 25 Apr 2022 07:16 WIB
Presiden Ukraina Zelensky dan Presiden Turki Erdogan membahas situasi terkini kota Mariupol yang sebagian besar telah diduduki Rusia. Presiden Ukraina Zelensky dan Presiden Turki Erdogan membahas situasi terkini kota Mariupol yang sebagian besar telah diduduki Rusia. (Foto: AFP/ADEM ALTAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dia dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sepakat harus mengevakuasi segera warga sipil dari kota pelabuhan Mariupol yang sebagian besar telah diduduki Rusia.

Zelensky mengatakan ia dan Erdogan turut membahas pabrik baja Azovstal yang di Mariupol yang sempat menjadi sasaran gempuran Rusia. Pabrik itu menjadi benteng pertahanan utama pasukan Ukraina dan tempat sejumlah warga sipil mengungsi.

"Saya menekankan perlunya evakuasi segera warga sipil dari Mariupol, termasuk Azovstal, dan pertukaran segera pasukan yang diblokir," tulis Zelensky di Twitter pada Minggu (24/4).

Turki, salah satu anggota NATO, berbagi perbatasan laut dengan Ukraina dan Rusia di Laut Hitam dan memiliki hubungan baik dengan kedua negara. Ankara selama ini mendukung Kyiv dan mengecam peperang Rusia vs Ukraina.

Meski begitu, Turki menentang menerapkan sanksi terhadap Rusia tak seperti kebanyakan negara NATO lainnya.

Kantor Kepresidenan Turki mengatakan Erdogan menuturkan kepada Zelensky bahwa evakuasi yang terluka dan warga sipil di Mariupol harus dipastikan karena "situasi semakin menyedihkan dari hari ke hari".

"Presiden Erdogan mengatakan dia siap memberikan semua bantuan yang dia bisa selama proses negosiasi dan menawarkan dukungan yang diperlukan, termasuk mediasi," kata pernyataan itu seperti dikutip Reuters.

Erdogan juga mengatakan Turki pada prinsipnya memandang masalah negara penjamin keamanan Ukraina secara positif.

Negosiator Ukraina mengatakan akhir bulan lalu Ukraina telah mengusulkan mengadopsi status netral dengan imbalan jaminan keamanan dalam negosiasi dengan Rusia di Turki. Janji itu menjadikan Ukraina tidak akan bergabung dengan aliansi militer apa papun dan tidak menjadi tuan rumah dari pangkalan militer asing mana pun.

Zelensky mengatakan Ukraina ingin Amerika Serikat setuju untuk menjadi salah satu penjamin keamanannya untuk melindunginya dari ancaman di masa depan.



(rds/rds)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER