Zelensky Jelang Hari Kemenangan Rusia: Iblis Telah Kembali

CNN Indonesia
Minggu, 08 Mei 2022 19:54 WIB
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyebut iblis telah kembali jelang peringatan Hari Kemenangan Rusia atas Nazi Jerman. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menegaskan iblis telah kembali jelang peringatan Hari Kemenangan Rusia. (Ukrainian Presidential Press Office via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyebut Rusia sebagai Iblis yang telah kembali saat memberikan pidato memperingati kemenangan di Perang Dunia II yang juga merupakan Hari Kemenangan Rusia.

Rusia memperingati Hari Kemenangan atas Nazi Jerman pada 9 Mei.

Dalam pidato itu, Zelensky membandingkan invasi Rusia dengan Nazi Jerman. Menurutnya, kegelapan kembali menyelimuti Ukraina sejak Perang Dunia II berakhir beberapa dekade silam.


"Beberapa dekade setelah Perang Dunia II, kegelapan telah kembali ke Ukraina dan telah menjadi hitam dan putih lagi," kata Zelensky dalam sebuah pidato video, dikutip dari AFP, Minggu (8/5).

"Iblis telah kembali, dengan seragam yang berbeda, di bawah slogan yang berbeda, tetapi untuk tujuan yang sama," lanjut Zelensky.

Pemimpin Ukraina itu menuding Rusia menerapkan "rekonstruksi berdarah Nazisme" di negaranya dengan menggunakan gagasan tindakan, kata-kata, dan simbol-simbol Nazi.

Dia mengatakan pasukan Moskow meniru kekejaman Nazi dan memberikan pembenaran atas tindakan kejahatan mereka dengan dalih tujuan suci.

Zelensky pun membandingkan serangan Rusia di pusat perkotaan negaranya dengan serangan di negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, dan Belanda kala Nazi menyerang.

Menurutnya, serangan yang dialami Ukraina tak berbeda dengan yang dialami kota-kota di Eropa saat zaman Nazi.

Sementara itu, pada akhir Februari, Moskow mengklaim operasinya di Ukraina sebagai "denazifikasi" negara itu.

Baik Ukraina maupun Rusia sama-sama menyamakan tindakan tentara musuh sebagai tindakan Nazi Jerman.

Dalam sebuah pidato, Presiden Rusia, Vladimir Putin, bersumpah bahwa Rusia akan memenangkan perang di Ukraina sama seperti pada 1945 silam.

Ia berujar demikian untuk memberikan selamat kepada negara-negara bekas Soviet dalam memperingati 77 tahun kekalahan Nazi Jerman.

[Gambas:Video CNN]



(blq/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER