"Dari Jerman, Presiden Jokowi direncanakan akan mengunjungi Kyiv, Ukraina, dan Moskow, Rusia. Kunjungan ke dua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang tidak normal," ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam press briefing, Rabu (22/6).
Jokowi sendiri bukan merupakan pemimpin negara pertama yang mengunjungi Kyiv sejak invasi Rusia berlangsung pada Februari lalu.
Berikut beberapa pemimpin negara yang sempat berkunjung ke Kyiv kala invasi Rusia di Ukraina:
1. PM Polandia
Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki sempat berkunjung ke Kyiv pada Maret lalu. Kunjungan itu ia lakukan bersama pemimpin Republik Ceko dan Slovenia.
Sebagaimana diberitakan DW, kunjungan itu dilakukan untuk menunjukkan dukungan solidaritas Uni Eropa terhadap Ukraina di tengah serangan Rusia ke negara itu.
"Di sini, di Kyiv yang hancur karena perang, sejarah dibuat. Di sini, terjadi perjuangan untuk bebas dari tirani. Di sini, masa depan kita semua bergantung pada keseimbangan. Uni Eropa mendukung Ukraina, yang dapat mengandalkan dukungan teman-temannya, kami membawa pesan ini ke Kyiv," ujar Morawiecki dalam pernyataan Twitter.
Ketiga pemimpin tersebut bertemu dengan Zelensky dan Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal, seperti dikutip DW.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, sempat mengunjungi Kyiv dua kali, yakni pada April dan Juni.
"Presiden, Volodymyr, sangat senang bisa berada di Kyiv lagi," ujar Johnson dalam pernyataan Twitter pada Juni.=, dikutip dari France24.
Dalam kunjungan tersebut, Johnson menawarkan program latihan militer ke Ukraina untuk melawan Rusia.
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
5. Kanselir Jerman
Kanselir Jerman, Olaf Scholz, berkunjung ke Kyiv pada pekan lalu untuk menunjukkan dukungan Uni Eropa ke Ukraina. Kunjungan Scholz ini ditemani pemimpin Prancis, Italia, dan Rumania.
"Saya dan rekan saya datang ke Kyiv hari ini untuk membawa pesan jelas, 'Ukraina merupakan milik keluarga Eropa'," kata Scholz, dikutip dari The Guardian.
Scholz juga bertemu dengan Zelensky dalam kunjungannya tersebut.
Presiden Rumania Klaus Iohannis juga masuk dalam rombongan Scholz dan pemimpin Eropa lain yang berkunjung ke Kyiv pada pekan lalu.
Sebelum bertemu Zelensky, keempat pemimpin negara mengunjungi Kota Irpin, kota yang hancur imbas serangan Rusia.
Dalam pernyataan Twitter, Iohannis mengungkapkan "tidak ada yang bisa mendeskripsikan tragedi kemanusiaan dan kehancuran mengerikan " di Irpin, dikutip dari DW.
9. Presiden Komisi Uni Eropa
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan kunjungan ke Ukraina pada Sabtu (11/6).
Bertemu Presiden Zelensky, von der Leyen hendak mendiskusikan tentang pencalonan Ukraina menjadi anggota Uni Eropa.
"Dengan Presiden (Ukraina Volodymyr) Zelensky, saya akan mempertimbangkan pekerjaan bersama yang diperlukan untuk rekonstruksi (Ukraina) serta kemajuan yang dibuat oleh Ukraina di jalur Eropa-nya," kata von der Leyen lewat akun Twitter pribadinya.
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Joko Widodo bakal mengunjungi Kyiv pada akhir Juni untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelensky di tengah invasi Rusia yang masih menggila.
Kunjungan itu bakal dilakukan Jokowi setelah acara Konferensi Tingkat-Tinggi (KTT) G7 yang berlangsung pada Minggu (26/6) hingga Senin (27/6).
"Dari Jerman, Presiden Jokowi direncanakan akan mengunjungi Kyiv, Ukraina, dan Moskow, Rusia. Kunjungan ke dua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang tidak normal," ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam press briefing, Rabu (22/6).
Jokowi sendiri bukan merupakan pemimpin negara pertama yang mengunjungi Kyiv sejak invasi Rusia berlangsung pada Februari lalu.
Berikut beberapa pemimpin negara yang sempat berkunjung ke Kyiv kala invasi Rusia di Ukraina:
1. PM Polandia
Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki sempat berkunjung ke Kyiv pada Maret lalu. Kunjungan itu ia lakukan bersama pemimpin Republik Ceko dan Slovenia.
Sebagaimana diberitakan DW, kunjungan itu dilakukan untuk menunjukkan dukungan solidaritas Uni Eropa terhadap Ukraina di tengah serangan Rusia ke negara itu.
"Di sini, di Kyiv yang hancur karena perang, sejarah dibuat. Di sini, terjadi perjuangan untuk bebas dari tirani. Di sini, masa depan kita semua bergantung pada keseimbangan. Uni Eropa mendukung Ukraina, yang dapat mengandalkan dukungan teman-temannya, kami membawa pesan ini ke Kyiv," ujar Morawiecki dalam pernyataan Twitter.
Ketiga pemimpin tersebut bertemu dengan Zelensky dan Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal, seperti dikutip DW.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, sempat mengunjungi Kyiv dua kali, yakni pada April dan Juni.
"Presiden, Volodymyr, sangat senang bisa berada di Kyiv lagi," ujar Johnson dalam pernyataan Twitter pada Juni.=, dikutip dari France24.
Dalam kunjungan tersebut, Johnson menawarkan program latihan militer ke Ukraina untuk melawan Rusia.
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
9 Pemimpin Negara yang Kunjungi Ukraina Sebelum Jokowi
Ketua UE Bertemu Volodymyr Zelensky. (Foto: AFP/Sergei Supinsky)
5. Kanselir Jerman
Kanselir Jerman, Olaf Scholz, berkunjung ke Kyiv pada pekan lalu untuk menunjukkan dukungan Uni Eropa ke Ukraina. Kunjungan Scholz ini ditemani pemimpin Prancis, Italia, dan Rumania.
"Saya dan rekan saya datang ke Kyiv hari ini untuk membawa pesan jelas, 'Ukraina merupakan milik keluarga Eropa'," kata Scholz, dikutip dari The Guardian.
Scholz juga bertemu dengan Zelensky dalam kunjungannya tersebut.
Presiden Rumania Klaus Iohannis juga masuk dalam rombongan Scholz dan pemimpin Eropa lain yang berkunjung ke Kyiv pada pekan lalu.
Sebelum bertemu Zelensky, keempat pemimpin negara mengunjungi Kota Irpin, kota yang hancur imbas serangan Rusia.
Dalam pernyataan Twitter, Iohannis mengungkapkan "tidak ada yang bisa mendeskripsikan tragedi kemanusiaan dan kehancuran mengerikan " di Irpin, dikutip dari DW.
9. Presiden Komisi Uni Eropa
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan kunjungan ke Ukraina pada Sabtu (11/6).
Bertemu Presiden Zelensky, von der Leyen hendak mendiskusikan tentang pencalonan Ukraina menjadi anggota Uni Eropa.
"Dengan Presiden (Ukraina Volodymyr) Zelensky, saya akan mempertimbangkan pekerjaan bersama yang diperlukan untuk rekonstruksi (Ukraina) serta kemajuan yang dibuat oleh Ukraina di jalur Eropa-nya," kata von der Leyen lewat akun Twitter pribadinya.