Konjen Jelaskan soal Visa 46 Jemaah Haji RI yang Dideportasi

CNN Indonesia
Senin, 04 Jul 2022 15:52 WIB
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono, memberikan penjelasan mengenai masalah visa yang membuat 46 jemaah haji Indonesia dipulangkan. Ilustrasi. Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono, memberikan penjelasan mengenai masalah visa yang membuat 46 jemaah haji Indonesia dipulangkan. (Antara Foto/Akbar Tado)
Jakarta, CNN Indonesia --

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono, memberikan penjelasan mengenai masalah visa yang membuat 46 jemaah haji asal Indonesia dipulangkan.

Eko menjelaskan bahwa visa 46 jemaah itu merupakan visa furoda yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi. Kementerian Agama RI tak memiliki akses atas visa tersebut.

"Visa haji yang dikelola Kemenag ada dua, untuk jemaah reguler dan khusus. Yang reguler ya haji biasa itu, sedangkan yang khusus adalah yang dulu dikenal pakai ONH Plus," kata Eko kepada CNNIndonesia.com, Senin (4/7).

"Untuk furoda atau mujamalah itu dikeluarkan oleh Kemlu Saudi dan didistribusikan ke Kedutaan Besar Saudi di berbagai negara. Kemenag RI tidak punya akses."

Menurut Eko, visa furoda ini dibentuk untuk meningkatkan hubungan antara Saudi dan pemangku kepentingan di berbagai negara. Menurutnya, furoda tak termasuk dalam mekanisme yang sudah ada.

"Yang jelas bahwa itu [visa furoda] di luar mekanisme yang ada, sehingga berpotensi merusak yang sudah ada," ujarnya.

Eko juga menjelaskan kuota haji untuk furoda berada di luar kuota haji pada umumnya.

"Artinya kalaupun misalnya semua negara sudah gunakan penuh kuota masing-masing, furoda akan tetap ada karena itu bagian sarana diplomasi Saudi. Mungkin jumlahnya beda," tutur Eko.

[Gambas:Video CNN]

Masalah ini menjadi sorotan setelah 46 warga negara Indonesia (WNI) gagal melangsungkan ibadah haji karena memakai visa furoda yang berasal dari Malaysia dan Singapura.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Hilman Latief, mengatakan bahwa 46 calon haji furoda itu akhirnya dipulangkan ke Indonesia pada 1 Juli lalu.

Calon haji tersebut berangkat menggunakan jasa dari agen perjalanan PT Alfatih Indonesia Travel. Perusahaan itu beralamat di Bandung, Jawa Barat.

Namun, perusahaan perjalanan ini tak terdaftar di Kementerian Agama RI.

(pwn/has/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER