LAPORAN HAJI DARI MEKAH

Cerita Perantauan Muslim Mindanao Filipina di Mekah saat Haji

CNN Indonesia
Senin, 11 Jul 2022 10:10 WIB
Pria asal Mindanao, Fllipina mengadu nasib di Arab Saudi untuk menjadi pramusaji yang melayani para jemaah haji. Datu Sadrakerr pekerja asal Mindanao, Filipina di Arab Saudi. (CNN Indonesia/Suriyanto)
Mekah, CNN Indonesia --

Tiap waktu makan tiba, baik pagi, siang dan malam, belasan orang di wisma Kementerian Media Arab Saudi di Mina akan sibuk. Di wisma tersebut menginap sejumlah tamu undangan Kementerian untuk menunaikan ibadah haji.

Peralatan makan, menu makanan berat dan ringan, kopi dan teh, serta buah-buahan dan aneka makanan penutup akan mereka siapkan.

Salah satu yang sibuk adalah Datu Sadrakerr, pria asal Mindanao, Filipina. Datu adalah pramusaji di penginapan tempat para undangan Kerajaan Arab Saudi menginap di musim haji 2022.

Bersama rekan-rekannya, Datu seolah tak sempat beristirahat. Di luar waktu makan, ada saja aktivitas yang mereka kerjakan. Dari mulai menyiapkan dan mengisi mesin pembuat kopi, mengisi kulkas dengan minuman kemasan, hingga membersihkan meja-meja makan.

Semua pramusaji yang bertugas adalah pria muslim Mindanao. Wajah mereka khas asia tenggara, tak beda dengan Indonesia.

Karena itu saat ada tamu WNI atau dari negara Asia Tenggara lain, perhatian lebih akan mereka berikan.

"Malaysia, Indonesia?" kata mereka bertanya saat melihat kami.

Begitu tahu berasal dari Indonesia, sontak mereka berujar, "Apa kabar? Terima kasih".

Datu mengaku sudah dua tahun bekerja di Arab Saudi. Namun sebagai Pramusaji dia baru 6 bulan.

Tawaran penghasilan yang lebih baik serta membantu keluarga jadi pertimbangan utama.

"Harus bantu ibu dan adik," kata Datu sambil menyiapkan berbagai menu sarapan, Minggu (10/7) pagi.

Alasan sama yang kerap dilontarkan warga kelas menengah ke bawah seperti di Indonesia.

Ia sendiri mengaku tak menyangka bisa bekerja di Arab Saudi. Pernah jadi satpam di Manila, ibu kota Filipina, Dato akhirnya mengadu nasib ke Arab Saudi setelah diajak teman perempuannya yang lebih dulu bekerja di sana.

"Awalnya tidak ibu saya tidak setuju, katanya harus kerja keras dan siap lapar," kata Dato.

Setelah membulatkan tekad, Dato akhirnya mengumpulkan uang untuk membuat paspor dan melamar ke agensi perekrutan tenaga kerja.

Datu Sadrakerr dan pekerja asal Mindanao, Filipina di Arab Saudi.Datu Sadrakerr dan pekerja asal Mindanao, Filipina di Arab Saudi. Foto: CNN Indonesia/Suriyanto

Sempat bergonta-ganti agensi dan bos yang tak ramah, Dato akhirnya bisa bekerja di perusahaan katering yang mendapat kontrak di sebuah hotel di Jeddah.

Selama 10 hari di musim haji ini, perusahaan tempatnya bekerja mendapat kontrak di penginapan Kementerian Media Arab Saudi.

Blak-blakan ia mengaku digaji 3.000 riyal atau sekitar Rp12 juta per bulan. Namun konsumsi, penginapan dan transportasi saat bekerja semua ditanggung.

Gaji yang menurutnya sangat baik ketimbang harus bekerja di negaranya.

Meski begitu ia pria yang berencana menikah dalam dua bulan ke depan ini mengaku belum berfikir untuk terus bekerja di Arab Saudi.

Setelah berkeluarga, ia masih berharap bisa pulang dan hidup di Filipina dengan catatan punya mata pencaharian yang cukup untuk keluarganya.

Kota Mekah yang hanya bisa dimasuki oleh Muslim membuat para pengusaha mendatangkan pekerja Muslim dari negara-negara berkembang untuk pekerjaan seperti yang dilakoni Dato. Indonesia, Pakistan, Bangladesh dan beberapa mayoritas islam lain adalah negara yang warganya memilih bekerja di Arab Saudi.

Kami juga sempat menemui pramusaji asal Lombok Tengah, NTB, Edi yang bekerja di pangkalan angkatan udara di Arab Saudi.

Edi mengaku sudah 6 tahun bekerja di Arab Saudi. "Baru pulang 6 bulan lalu, sempat nonton WSBK (World Superbike Mandalika), pas Mandalika sudah di sini," kata Edi.

Saat ini Arab Saudi tengah sibuk melayani para jemaah haji yang datang dari seluruh dunia yang jumlahnya sekitar 1 juta.

Setelah melakukan rangkaian ibadah, dalam waktu beberapa hari ke depan para jemaah haji secara bergelombang akan kembali ke negara masing-masing. 

(sur)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER