24 Orang Tewas dalam Banjir Bandang di Iran

CNN Indonesia
Sabtu, 30 Jul 2022 00:16 WIB
Sedikitnya 24 orang tewas dalam banjir bandang yang menerjang wilayah Firouzkouh, Roudehen dan Damavand di Timur Teheran, ibu kota Iran selama 2 hari ini. Sedikitnya 24 orang tewas dalam banjir bandang yang menerjang wilayah Firouzkouh, Roudehen dan Damavand di Timur Teheran, ibu kota Iran selama 2 hari ini. (Tasnim News Agency/via REUTERS).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sedikitnya 24 orang tewas dalam banjir bandang yang menerjang wilayah Firouzkouh, Roudehen dan Damavand di Timur Teheran, ibu kota Iran selama 2 hari belakangan ini.

Pejabat setempat mengatakan selain 24 orang itu, 19 orang lainnya masih hilang.

"Karena hujan deras dan banjir di desa Emamzadeh Davoud di barat dan wilayah Firouzkouh, Roudehen dan Damavand di timur Teheran, 24 orang tewas. Operasi pencarian dan penyelamatan untuk 19 orang hilang sedang berlangsung," kata pernyataan Bulan Sabit Merah seperti dikutip dari AFP, Jumat (29/7).

Banjir bandang di dekat Teheran, di kaki pegunungan Alborz ini terjadi kurang dari seminggu setelah sebelumnya, banjir di selatan Iran menewaskan 22 orang.

Gubernur Teheran Mohsen Mansouri merinci korban tewas itu 10 di antaranya ditemukan di Firouzkouh. Selain menewaskan 10 orang, banjir di wilayah itu juga mengakibatkan 12 orang terluka dan 16 lainnya hilang.

Dia menambahkan Firouzkoh  juga mengalami kerusakan paling parah karena banjir diikuti tanah longsor.

Sebagian besar daerah di Iran sebenarnya gersang dan telah dilanda kekeringan berulang selama beberapa dekade terakhir. Meski demikian, beberapa daerah di negara itu juga tak luput dari terjangan banjir reguler setelah hujan deras.

Pada 2019 misalnya, hujan lebat di Iran selatan menewaskan sedikitnya 76 orang dan menyebabkan kerusakan yang diperkirakan lebih dari $2 miliar.

Menteri Dalam Negeri Ahmad Vahidi mengatakan khusus pada pekan ini, banjir telah melanda 18 provinsi di negaranya, yaitu; Alborz, Isfahan, Markazi, Teheran dan Yazd.

Dia mengatakan di Yazd  banjir menggenangi jalan-jalan, terutama di kota tua yang merupakan sebuah situs warisan dunia UNESCO.

(afp/agt)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER