Taiwan Siaga Balasan China soal Lawatan Pelosi: Kami Siap Perang

rds | CNN Indonesia
Kamis, 04 Agu 2022 11:53 WIB
Taiwan menegaskan siap siaga berperang jika diperlukan dalam menghadapi gertakan China yang janji bakal membalas lawatan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, ke Taipei. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menegaskan negaranya tidak akan mundur sejengkal pun dengan gertakan China. (Foto: AFP/SAM YEH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Taiwan menegaskan pasukannya bersiaga tingkat tinggi memantau dengan cermat latihan militer besar-besaran China yang mengepung wilayahnya itu mulai hari ini, Kamis (4/8).

Pemerintahan Presiden Tsai Ing Wen menegaskan Taiwan siap jika harus berkonflik tanpa bermaksud menyulut api perang.

"Kementerian Pertahanan Nasional menekankan bahwa kami akan menjunjung tinggi prinsip mempersiapkan perang tanpa mencari perang, dan dengan sikap tidak meningkatkan konflik dan menyebabkan perselisihan," kata Kementerian Pertahanan Taiwan melalui sebuah pernyataan seperti dikutip AFP.

Latihan militer besar-besaran China ini berlangsung sebagai respons Beijing yang marah gegara Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ngotot berkunjung ke Taiwan. Menurut China, lawatan Pelosi melanggar prinsip Satu China dan dapat memberi sinyal yang salah kepada Taiwan yang kekeh ingin merdeka.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menegaskan negaranya "tidak akan mundur" dengan gertakan China yang marah dan bertekad membalas lawatan Pelosi dengan latihan militer.

"Menghadapi ancaman militer yang sengaja ditingkatkan, Taiwan tidak akan mundur. Kami akan ... terus mempertahankan garis pertahanan untuk demokrasi," kata Tsai saat menyambut Pelosi di Taipei pada Rabu (3/8).

Di hari yang sama dengan lawatan Pelosi, China segera mengumumkan latihan militer besar-besaran termasuk simulasi tempur dan tembak-menembak di enam titik mengelilingi Taiwan. Latihan itu akan berlangsung 4-7 Agustus.

"Tindakan ini merupakan pencegah serius terhadap eskalasi besar baru-baru ini dari tindakan negatif Amerika Serikat soal isuTaiwan, dan peringatan serius bagi pasukan 'kemerdekaan Taiwan' yang mencari 'kemerdekaan,'" kata Kolonel Shi Yi, juru bicara Komando Militer Teater Timur China, melalui pernyataan seperti dikutip CNN.

Kementerian Pertahanan China mengatakan militer China "dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan situasi saat ini dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial, dan dengan tegas menggagalkan campur tangan kekuatan eksternal dan skema pemisahan kemerdekaan Taiwan".

Dalam langkah yang tidak biasa, media pemerintah China juga mengunggah di Twitter sebuah peta yang menunjukkan enam daerah di sekitar Taiwan yang akan menjadi lokasi latihan militer tentara Negeri Tirai Bambu tersebut.

Di sisi ekonomi, China pun mengisolasi Taiwan dengan menerapkan sejumlah sanksi dan blokade perdagangan.



(rds/rds)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER