Komandan Taliban Pakistan Tewas dalam Ledakan di Afghanistan

CNN Indonesia
Selasa, 09 Agu 2022 21:04 WIB
Abdul Wali alias Omar Khalid Khorasani, komandan senior Taliban Pakistan, Tehreek-e Taliban (TTP), tewas dalam ledakan di timur Afghanistan pada Selasa (9/8). Abdul Wali alias Omar Khalid Khorasani, komandan senior Taliban Pakistan, Tehreek-e Taliban (TTP), tewas dalam ledakan di timur Afghanistan pada Selasa (9/8). (Reuters/Jalil Ahmad)
Jakarta, CNN Indonesia --

Abdul Wali alias Omar Khalid Khorasani, komandan senior Taliban Pakistan, Tehreek-e Taliban (TTP), tewas dalam ledakan di timur Afghanistan pada Selasa (9/8).

TTP mengonfirmasi bahwa mereka memang akan mengumumkan soal kesyahidan seorang pemimpin pusat, tanpa memberikan nama lebih rinci.

Namun, salah satu sumber mengatakan komandan Taliban Pakistan yang tewas adalah Abdul Wali. Ia merupakan komandan yang terkenal dengan nama alias Omar Khalid Khorasani.

Sumber itu mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi saat Wali dalam perjalanan pulang usai bertemu dengan Kepala TTP, Noor Wali Mehsud, di Afghanistan.

Saat melintasi kawasan Provinsi Paktika, mobil yang ditumpangi Wali menjadi target serangan. Wali pun tewas.

"Saat kami tiba, kendaraan dia terbakar, tetapi penyebab ledakan belum jelas," kata dia.

Sementara itu, militer Pakistan menyatakan empat tentara tewas dalam bom bunuh diri saat pawai militer di utara Waziristan. Wilayah ini berbatasan dengan Afghanistan.

TTP dan Taliban di Afghanistan merupakan kelompok yang terpisah. Namun, mereka memiliki ideologi yang sama.

Selama puluhan tahun, Wali menjadi duri bagi pemerintah Pakistan. Pada 2014, dia membentuk faksi yang lebih militan dari TTP, Jamaatul Ahrar.

[Gambas:Video CNN]

Kelompok ini mengklaim melakukan serangan di Lahore saat Minggu Paskah pada 2016 lalu. Insiden tersebut menewaskan 75 orang.

Pada 2020 lalu, Jamaatul Ahrar mengumumkan bergabung dengan TTP. Kemudian pada Juni 2020, mereka sepakat gencatan senjata dengan Islamabad usai pembicaraan damai di Kabul.

Pembicaraan damai itu membuat geram warga Pakistan. Mereka masih belum bisa melupakan serangan brutal TTP termasuk di sekolah, hotel, gereja dan pasar.

Sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 2021, pemerintah Pakistan menyatakan serangan TTP meningkat, terutama di sepanjang perbatasan Afghanistan.

Kabul menegaskan tidak akan membiarkan tanah Afghanistan digunakan oleh kelompok-kelompok militan yang berkomplot melawan tetangganya.

(isa)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER