Hujan Lebat, Korut Diam-diam Buka Bendungan 'Kirim Banjir' ke Korsel

CNN Indonesia
Selasa, 09 Agu 2022 09:25 WIB
Korut membuka pintu bendungan air di perbatasan ke wilayah Korea Selatan tanpa pengumuman terlebih dahulu saat dilanda hujan lebat, Senin (7/8). Bendungan Hwacheon di perbatasan Korut-Korsel dekat zona DMZ. (AFP/ED JONES)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korea Utara membuka pintu bendungan air 'mengirim banjir' di perbatasan ke wilayah Korea Selatan tanpa pengumuman terlebih dahulu saat dilanda hujan lebat, Senin (7/8).

Kabar itu disampaikan pemerintah Korsel dan menganggap Korut telah melanggar kesepakatan mengenai pintu bendungan di perbatasan kedua negara.

"Ketika hujan lebat terjadi di Korea Utara, pihak utara berulang kali membuka dan menutu pintu pintu Bendungan Hwanggang," tutur pejabat Kementerian Unifikasi Korsel, dikutip dari Yoonhap.

"Tampaknya (Korut) mencoba menyesuaikan level air di Bendungan Hwanggang berdasarkan curah hujan yang terjadi," ia menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

Pihak Korsel juga memastikan tak ada pengumuman terlebih dahulu dari Korut sebelum menbuka dam air ke selatan.

Berdasarkan perjanjian kerja sama antara Korut-Korsel pada Oktober 2009, Korut diwajibkan menyampaikan pengumuman ke Korsel sebelum membuka dan melepas air di bendungan perbatasan ke tetangganya itu.

Korsel pun berulang kali meminta Korut melakukan pemberitahuan sebelumnya sejak Juni. Namun, permintaan itu tak ditanggapi Korut dengan tetap 'membuang' air ke wilayah Korsel melalui pintu Bendungan Hwanggang.

Pejabat Korsel sendiri memastikan pelepasan air dari Bendungan Hwanggang belum sampai menyebabkan kerusakan berarti di Korsel. Namun, pemerintah terus memantau situasi secara ketat karena curah hujan diperkirakan tetap tinggi hingga Selasa (19/8), terutama di Korut.

'Banjir kiriman' dari Korut biasanya membutuhkan empat hingga lima jam dari bendungan di Sungai Imjin menuju selatan mencapai Bendungan Bunnam di kota dekat perbatasan, Yeongcheon. Jarak dari kota itu ke Seoul hanya 62 kilometer.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari pemerintah Korut di sejumlah media luar termasuk kepada Yoonhap terkait informasi dari pejabat Korsel yang menyebut Korut buka pintu bendungan di perbatasan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Pejabat tersebut mengatakan Korsel kini mulai menyusun langkah-langkah strategis berkoordinasi dengan kementerian lingkungan, pemerintah daerah, dan pihak militer.

(bac/bac)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER