Badai Ian Hantam Florida, Kapal Pembawa Migran Karam

CNN Indonesia
Kamis, 29 Sep 2022 03:31 WIB
Pusat Badai Nasional mengatakan mata badai itu mendarat ketika angin kencang dan hujan lebat menghantam pantai. Badai Ian menghantam pantai Florida, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (28/9). Ilustrasi (Foto: AP/)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badai Ian menghantam pantai Florida, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (28/9). Pusat Badai Nasional mengatakan mata badai itu mendarat ketika angin kencang dan hujan lebat menghantam pantai.

"Badai Ian telah membuat pendaratan sebagai badai Kategori 4 yang sangat berbahaya di dekat Cayo Costa, Florida," kata NHC, dikutip dari AFP, Kamis (29/9).

Sebuah kapal berisi migran tenggelam saat Badai Ian menghantam pantai. Sebanyak 23 orang hilang dan empat orang lainnya selamat.

"Agen Patroli Perbatasan AS ... menanggapi pendaratan migran di Stock Island, Florida," kata kepala agen patroli Miami Walter Slosar di Twitter.

"Empat migran Kuba berenang ke pantai setelah kapal mereka tenggelam karena cuaca buruk," ujarnya menambahkan.

Badai Ian menciptakan kondisi cuaca "bencana" saat menghantam Florida. Badai itu "menyebabkan gelombang badai dahsyat, angin dan banjir di semenanjung Florida," kata NHC.

Tayangan televisi menunjukkan air yang bergolak menenggelamkan jalan dan menyapu mobil saat badai menghantam kota pesisir di selatan Fort Myers.

Kecepatan angin badai itu maksimum 150 mil per jam (240 kilometer per jam) ketika mendarat dan sudah "menyebabkan gelombang badai bencana, angin dan banjir di semenanjung Florida."

Badai ini akan mempengaruhi beberapa juta orang di seluruh Florida dan di negara bagian tenggara Georgia dan Carolina Selatan.

Saat kondisi badai menyebar, para peramal cuaca memperingatkan akan bencana yang terjadi sekali dalam satu generasi.

"Ini akan menjadi badai yang kita bicarakan selama bertahun-tahun yang akan datang," kata direktur Dinas Cuaca Nasional Ken Graham. "Ini adalah peristiwa bersejarah."



Punta Gorda, utara Fort Myers, diguyur hujan deras dan jalan-jalan dikosongkan saat angin menderu merobek daun pohon palem dan mengguncang tiang listrik.

Sekitar 2,5 juta orang berada di bawah perintah evakuasi wajib di selusin kabupaten pesisir Florida, dengan beberapa lusin tempat penampungan didirikan, dan evakuasi sukarela direkomendasikan di tempat lain.

Bagi mereka yang memutuskan untuk keluar dari badai, pihak berwenang menekankan sudah terlambat untuk melarikan diri dan bahwa penduduk harus berjongkok dan tinggal di dalam rumah.

(AFP/fra)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER