Kapal Induk Terbaru dan Tercanggih AS Perdana Beroperasi

CNN Indonesia
Rabu, 05 Okt 2022 15:33 WIB
Kapal induk terbaru dan tercanggih milik Angkatan Laut Amerika Serikat untuk pertama kalinya beroperasi pada Selasa (4/10). Kapal induk AS USS Gerald Ford. (AP/Bill Tiernan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal induk terbaru dan tercanggih milik Angkatan Laut Amerika Serikat untuk pertama kalinya beroperasi pada Selasa (4/10).

Kapal Induk bernama USS Gerald Ford itu kini mulai berlatih dari Norfolk, Virginia, dengan sejumlah negara di Amerika Utara dan Eropa.

Melansir CNN, USS Gerald Ford merupakan kapal induk baru AS pertama yang dirancang lebih dari 40 tahun. Berdasarkan rilis Angkatan Laut AS, produksi kapal induk itu secara resmi dimulai pada November 2009 dan dirilis ke publik pada 2017 oleh mantan Presiden Donald Trump.

USS Gerald Ford adalah kapal induk kelas Ford pertama milik AS. Kapal ini memiliki teknologi baru yang canggih termasuk memiliki hampir tiga kali lipat jumlah daya listrik dibandingkan dengan kapal induk kelas Nimitz. Kapal induk ini juga menggunakan sistem peluncuran pesawat elektromagnetik atau EMALS.

[Gambas:Video CNN]

Sistem EMALS menggunakan tenaga listrik untuk meluncurkan pesawat dari kapal, bukan dengan sistem ketapel uap konvensional. Sistem ini mengurangi tekanan pada pesawat saat diluncurkan dari kapal induk dan akan memberikan waktu yang lebih sedikit di setiap peluncuran.

USS Gerald Ford juga memiliki dua radar yang lebih canggih. USS Gerald Ford disebut satu-satunya kapal induk yang memiliki radar semacam ini.

Pejabat Angkatan Laut AS menyampaikan USS Gerald Ford dan satuan kapal induk tempur bakal berlatih di wilayah armada ke-2 dan ke-6 di Samudra Atlantik dan Laut Mediterania. Ia juga mengatakan pengoperasian ini akan lebih singkat dari biasanya, yakni kurang dari enam bulan.

"Pengerahan ini adalah kesempatan untuk mencapai tujuan dan menunjukkan kecanggihan yang ditawarkan Ford dan Carrier Air Wing (CVW) 8 ke masa depan angkatan laut, untuk kawasan ini dan untuk sekutu dan mitra kita," kata Komandan Carrier Strike Grup 12, Laksamana Muda Gregory Huffman.

Pengerahan itu akan melibatkan sekitar sembilan ribu personel dari sembilan negara, termasuk 20 kapal dan 60 pesawat. Negara-negara yang berpartisipasi dalam latihan tersebut di antaranya yaitu AS, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, Spanyol, dan Swedia.

Sementara itu, kapal-kapal lain dalam satuan tempur lainnya disebut bakal bergabung dengan Ford pada Rabu.

(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER