Seberapa Kuat Partai Komunis China dan Xi Jinping?
CNN Indonesia
Kamis, 13 Okt 2022 11:10 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Foto Xi Jinping di museum Partai Komunis China. (REUTERS/CARLOS GARCIA RAWLINS)
Jakarta, CNN Indonesia --
Menyambut Kongres Nasional Partai Komunis China (PKC) pada 16 Oktober mendatang, PKC dan Presiden Xi Jinping menjadi sorotan akhir-akhir ini.
Banyak orang memprediksi Xi bakal menjalankan kepemimpinan China selama tiga periode dari resolusi kongres tersebut. Terdapat pula rumor bahwa Xi akan diangkat jadi Presiden China seumur hidup.
Sebagaimana dilansir South China Morning Post, PKC merupakan partai politik terbesar di dunia. PKC memiliki lebih dari 89 juta anggota dan mendominasi secara penuh seluruh cabang sistem politik China.
Dalam sistem China, PKC merupakan pusat kekuasaan yang mengendalikan seluruh kementerian pemerintah, kekuatan militer, pengadilan, dan pertemuan wakil rakyat.
PKC sendiri merupakan partai yang memiliki struktur kekuasaan secara piramida, di mana Xi Jinping menduduki posisi teratas dengan lebih dari 4 juta cabang di bawahnya.
Berdasarkan Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR), PKC telah memonopoli kekuatan di China sejak Mao Zedong mengalahkan partai nasionalis dan membangun Republik Rakyat China pada 1949.
Partai Komunis China berhasil membawa China ke jalan kekuatan ekonomi global. Jutaan warga China saat ini telah keluar dari kemiskinan.
PKC juga mencitrakan diri mereka sebagai pendorong perubahan yang membuka jalan China menuju kejayaan. PKC juga memenuhi sentimen kebanggaan nasional di dalam rakyatnya.
Bagaimana kekuasaan Xi Jinping di China? Lanjut baca di halaman berikutnya...
Kekuatan Xi Jinping
Sekretaris Jenderal PKC sekaligus Presiden China Xi Jinping merupakan orang terkuat di Negeri Tirai Bambu.
Kedudukan Xi sebagai sekjen PKC membuatnya berada di piramida teratas struktur kekuasaan partai. Xi juga menjadi kepala negara dan panglima tertinggi militer China.
Namun, kekuasaan Xi ini didapatkan dari kedudukannya sebagai sekjen Partai Komunis China karena meski institusi partai dan institusi negara terpisah, PKC memegang kekuasaan absolut atas itu.
"Berhasil menguasai partai dan Anda bisa menguasai China," kata pengamat China dari CFR, Ian Johnson.
Sejak mengambil alih kekuasaan China, Xi bekerja keras untuk mengembalikan peran partai sebagai pusat kekuasaan rakyat China dan mengembalikan kekuatan China di kancah internasional.
Dalam mencapai tujuan tersebut, Xi melakukan modernisasi militer China, menindak tegas kaum minoritas di seluruh negara, dan meningkatkan kekuasaan negara terhadap perusahaan swasta.
Selain itu, Xi mengokohkan kendalinya atas PKC dengan menyingkirkan musuh-musuhnya dan mempromosikan pendukungnya.
Xi meluncurkan kampanye anti-korupsi besar-besar pada 2012. Kampanye itu menargetkan lebih dari empat juta pejabat China, entah yang berpangkat tinggi ataupun rendah.
Dalam kepemimpinan Xi, Partai Komunis China kembali dikuasai oleh orang kuat, sejak Deng Xiaoping dan Mao Zedong.
Namun, beberapa pakar menilai mengandalkan satu pemimpin untuk melakukan reformasi China dapat mengancam keberadaan PKC.
Jakarta, CNN Indonesia --
Menyambut Kongres Nasional Partai Komunis China (PKC) pada 16 Oktober mendatang, PKC dan Presiden Xi Jinping menjadi sorotan akhir-akhir ini.
Banyak orang memprediksi Xi bakal menjalankan kepemimpinan China selama tiga periode dari resolusi kongres tersebut. Terdapat pula rumor bahwa Xi akan diangkat jadi Presiden China seumur hidup.
Sebagaimana dilansir South China Morning Post, PKC merupakan partai politik terbesar di dunia. PKC memiliki lebih dari 89 juta anggota dan mendominasi secara penuh seluruh cabang sistem politik China.
Dalam sistem China, PKC merupakan pusat kekuasaan yang mengendalikan seluruh kementerian pemerintah, kekuatan militer, pengadilan, dan pertemuan wakil rakyat.
PKC sendiri merupakan partai yang memiliki struktur kekuasaan secara piramida, di mana Xi Jinping menduduki posisi teratas dengan lebih dari 4 juta cabang di bawahnya.
Berdasarkan Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR), PKC telah memonopoli kekuatan di China sejak Mao Zedong mengalahkan partai nasionalis dan membangun Republik Rakyat China pada 1949.
Partai Komunis China berhasil membawa China ke jalan kekuatan ekonomi global. Jutaan warga China saat ini telah keluar dari kemiskinan.
PKC juga mencitrakan diri mereka sebagai pendorong perubahan yang membuka jalan China menuju kejayaan. PKC juga memenuhi sentimen kebanggaan nasional di dalam rakyatnya.
Bagaimana kekuasaan Xi Jinping di China? Lanjut baca di halaman berikutnya...
Kekuatan Xi Jinping
Potret Xi Jinping (kiri) bersanding dengan pendiri Partai Komunis China Mao Zedong. (AFP/GREG BAKER)
Kekuatan Xi Jinping
Sekretaris Jenderal PKC sekaligus Presiden China Xi Jinping merupakan orang terkuat di Negeri Tirai Bambu.
Kedudukan Xi sebagai sekjen PKC membuatnya berada di piramida teratas struktur kekuasaan partai. Xi juga menjadi kepala negara dan panglima tertinggi militer China.
Namun, kekuasaan Xi ini didapatkan dari kedudukannya sebagai sekjen Partai Komunis China karena meski institusi partai dan institusi negara terpisah, PKC memegang kekuasaan absolut atas itu.
"Berhasil menguasai partai dan Anda bisa menguasai China," kata pengamat China dari CFR, Ian Johnson.
Sejak mengambil alih kekuasaan China, Xi bekerja keras untuk mengembalikan peran partai sebagai pusat kekuasaan rakyat China dan mengembalikan kekuatan China di kancah internasional.
Dalam mencapai tujuan tersebut, Xi melakukan modernisasi militer China, menindak tegas kaum minoritas di seluruh negara, dan meningkatkan kekuasaan negara terhadap perusahaan swasta.
Selain itu, Xi mengokohkan kendalinya atas PKC dengan menyingkirkan musuh-musuhnya dan mempromosikan pendukungnya.
Xi meluncurkan kampanye anti-korupsi besar-besar pada 2012. Kampanye itu menargetkan lebih dari empat juta pejabat China, entah yang berpangkat tinggi ataupun rendah.
Dalam kepemimpinan Xi, Partai Komunis China kembali dikuasai oleh orang kuat, sejak Deng Xiaoping dan Mao Zedong.
Namun, beberapa pakar menilai mengandalkan satu pemimpin untuk melakukan reformasi China dapat mengancam keberadaan PKC.