Rusia Kerahkan Rudal Anti-Serangan Udara Dekat Jepang, Ada Apa?

CNN Indonesia
Selasa, 06 Des 2022 19:40 WIB
Rusia memutuskan untuk mengerahkan rudal anti-serangan udara di Pulau Kuril dekat Jepang. Rudal anti-serangan udara buatan Rusia, Bastion, kini dikerahkan di Pulau Kuril dekat Jepang. (AFP/MAXIME POPOV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian pertahanan Rusia mengerahkan sistem pertahanan rudal pantai di Pulau Kuril utara, sebuah pulau yang terletak di antara Jepang dan semenanjung Kamchatka Rusia, Senin (5/12).

Sistem pertahanan rudal itu merupakan Sistem Bastion Rusia yang memiliki rudal yang mampu terbang hingga 500 kilometer.

Lebih lanjut, militer Rusia membeberkan alasan mengerahkan rudal anti-serangan udara tersebut tak jauh dari wilayah Jepang.

"Prajurit pesisir Armada Pasifik akan terus berjaga sepanjang waktu untuk mengontrol wilayah perairan dan zona selat yang berdekatan," demikian bunyi keterangan kementerian pertahanan, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (6/12).

Pengerahan ini dilakukan setahun setelah Rusia memasang sistem Bastion di Pulau Matua yang terletak di punggungan bukit Pulau Kuril.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan pemerintah bakal memantau aktivitas militer Rusia di tengah invasinya ke Ukraina.

Peluncuran sistem pertahanan rudal yang "sebagian besar tidak terdeteksi" ini juga disebut sebagai upaya militerisasi Moskow di pulau-pulau itu.

Laporan Center of Strategic and International Studies menilai langkah itu bakal merusak hubungan antara Rusia dan Jepang di masa mendatang.

"Langkah-langkah Rusia untuk meningkatkan kehadirannya menunjukkan bahwa pulau-pulau itu akan terus memainkan peran yang merusak di masa depan hubungan Rusia-Jepang dan bahwa Jepang dan Amerika Serikat harus memperdalam konsultasi mengenai kegiatan Rusia di kawasan itu," menurut laporan Center of Strategic and International Studies yang berbasis di Washington pada September.

[Gambas:Video CNN]

Jepang sendiri sejak akhir Perang Dunia Dua mengklaim Pulau Kuril selatan yang dikuasai Rusia dengan menyebutnya sebagai Wilayah Utara. Klaim itu membuat kedua negara bertikai hingga saat ini.

Hubungan itu juga diperburuk setelah Jepang bergabung dengan Barat dalam menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia karena invasi Moskow di Ukraina.

Rusia sampai tak mau melakukan pembicaraan soal kesepakatan damai dengan Jepang dan menyudahi proyek ekonomi bersama terkait Kepulauan Kuril karena sanksi yang diberikan Jepang tersebut.

(blq/bac)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER