KILAS INTERNASIONAL

Trump Tangkap Nicolas Maduro sampai RI-Malaysia Buka Suara

CNN Indonesia
Senin, 05 Jan 2026 06:25 WIB
Langkah mengejutkan Presiden Donald Trump yang menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro menjadi perhatian global.
Penampakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat ditangkap pasukan elite AS. (Foto: via REUTERS/@RapidResponse47)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Langkah mengejutkan Presiden Donald Trump yang menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro menjadi perhatian global.

Respons negara-negara terhadap langkah AS di Venezuela juga menjadi sorotan. Berikut kilas berita internasional selama akhir pekan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump Blak-blakan AS Akan Kuasai Minyak Venezuela Usai Tangkap Maduro

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara blak-blakan mengatakan AS akan menguasai cadangan minyak dan gas Venezuela usai menggempur Caracas dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.

Trump mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan minyak dan gas akan menggelontorkan investasi besar-besaran untuk mengelola minyak dan gas Venezuela.

"Perusahaan-perusahaan minyak dan gas Amerika Serikat kami, yang terbesar di manapun di dunia ini, akan masuk (ke Venezuela) untuk mengeluarkan investasi miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, infrastruktur minyak," ujar Trumo dalam konferensi pers di kediamannya Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, dikutip dari CNBC.

Kemlu RI Respons AS Tangkap Maduro, Dorong Kedepankan Dialog

Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) ikut bersuara ihwal tindakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang melancarkan operasi militer ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolàs Maduro.

Kemlu, dalam unggahannya di X, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia terus mencermati dengan saksama perkembangan yang terjadi di Venezuela. Indonesia merasa prihatin dengan apa yang terjadi di Venezuela.

"Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional serta dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, serta melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi," kata pernyataan tersebut, dikutip Minggu (4/1).

PM Malaysia: Tindakan Trump Langgar Hukum Internasional

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim mengungkapkan keprihatinannya terhadap aksi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang melancarkan operasi militer dengan menangkap Presiden Venezuela Nicolàs Maduro.

Lewat unggahan di akun Instagram resminya, Anwar menyebut tindakan AS telah melanggar hukum internasional dan kedaulatan sebuah negara.

"Tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan merupakan penggunaan kekuatan yang melanggar hukum terhadap negara berdaulat," tulis Anwar.

(rds)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER