2 Pemimpin Negara Ini Dibidik Trump setelah Maduro 'Diculik' AS
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Trump juga mengancam intervensi di tengah protes mematikan di Iran. Ia memperingatkan Teheran bahwa jika aparat Iran terus membunuh demonstran damai, AS siap bertindak.
"Jika iran menembak dan membunuh demonstran damai secara brutal, yang merupakan kebiasaan mereka, AS akan datang menyelamatkan mereka. Kami siap siaga dan siap bertindak. Terima kasih atas perhatian anda terhadap masalah ini! Presiden DONALD J. Trump," tulis Trump di Truth Social pada Jumat (2/1), seperti dikutip CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada Sabtu bahwa Iran tidak akan menyerah kepada musuh-musuhnya.
"Kita tidak akan menyerah kepada mereka. Dengan mengandalkan Tuhan dan percaya pada dukungan rakyat, kita akan membuat musuh bertekuk lutut," katanya di X.
Melansir situs AP News,Trump dan para pejabat Iran saling melontarkan ancaman terjadi di tengah protes mematikan yang melanda bagian Republik Islam, memperburuk ketegangan kedua negara setelah Amerika membom situs nuklir Iran pada Juni lalu.
Sementara itu, mantan ketua parlemen yang menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menuduh Israel dan AS memicu demonstrasi tersebut.
Ia tidak memberikan bukti untuk mendukung tuduhan tersebut, yang telah berulang kali dilontarkan oleh pejabat Iran selama bertahun-tahun protes yang melanda negara itu.
"Trump harus tahu, intervensi AS dalam masalah domestik akan menyebabkan kekacauan di seluruh kawasan dan kehancuran kepentingan AS," tulis Larijani di X, yang diblokir oleh pemerintah Iran.
(rnp/bac)
