Hide Ads

Kapal Perang Merapat, Ini Sebaran Pangkalan Militer AS Dekat Iran

CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2026 05:50 WIB
Kedatangan terbaru kapal induk di Timur Tengah menambah besar armada kapal perang AS yang telah tiba kala Presiden Donald Trump berencana menyerang Iran.
Selat Hormuz yang dikuasai Iran. (Foto: AFP/-)

Kuwait

Kuwait juga menampung sejumlah instalasi militer besar AS, termasuk Camp Arifjan yang menjadi markas depan U.S. Army Central. Selain itu, Kuwait juga menjadi rumah bagi Pangkalan Udara Ali Al Salem yang berjarak sekitar 40 kilometer dari perbatasan Irak dan dikenal dengan julukan "The Rock".

Julukan itu disematkan karena lingkungannya yang terpencil dan keras.

Sementara itu, menurut situs resmi Angkatan Darat AS, ada pula Camp Buehring, yang didirikan pada Perang Irak 2003, berfungsi sebagai titik persiapan bagi satuan Angkatan Darat AS yang dikerahkan ke Irak dan Suriah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uni Emirat Arab (UEA)

Salah satu sekutu paling dekat AS di kawasan ini juga menampung Pangkalan Udara Al Dhafra, yang terletak di selatan ibu kota Abu Dhabi dan digunakan bersama Angkatan Udara UEA.

Pangkalan Al Dhafra merupakan pusat penting Angkatan Udara AS dan telah mendukung misi-misi utama melawan kelompok teroris ISIS serta berbagai operasi pengintaian di kawasan.

Sementara itu, Pelabuhan Jebel Ali di Dubai merupakan pelabuhan sandar terbesar Angkatan Laut AS di Timur Tengah meski bukan pangkalan militer resmi, dan secara rutin menjadi tempat singgah kapal induk AS serta kapal-kapal lainnya.

Irak

Amerika Serikat mempertahankan kehadiran militernya di Pangkalan Udara Ain Al Asad di Provinsi Anbar, Irak barat, untuk mendukung pasukan keamanan Irak serta berkontribusi pada misi NATO, menurut Gedung Putih.

Pangkalan ini menjadi sasaran serangan rudal Iran pada 2020 sebagai balasan atas pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani oleh AS.

Di wilayah semi-otonom Kurdistan Irak utara, Pangkalan Udara Erbil berfungsi sebagai pusat bagi pasukan AS dan koalisi dalam pelatihan serta latihan tempur. Menurut laporan Perpustakaan Kongres AS tahun 2024, pangkalan ini mendukung upaya militer AS melalui penyediaan lokasi aman untuk pelatihan, berbagi intelijen, dan koordinasi logistik di Irak utara.

Arab Saudi

AS juga menempatkan pangkalan militernya di Arab Saudi. Paman Sam bahkan menempatkan sekitar 2.321 prajuritnya di negara itu yang beroperasi bersama pemerintah Saudi untuk menyediakan kemampuan pertahanan udara, rudal, serta mendukung pengoperasian pesawat militer AS.

Sebagian personel ditempatkan sekitar 60 kilometer di selatan Riyadh, di Pangkalan Udara Prince Sultan. Pangkalan itu diperuntukkan mendukung aset pertahanan udara Angkatan Darat AS, termasuk sistem rudal Patriot dan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Yordania

Pangkalan Udara Muwaffaq al Salti yang terletak di Azraq, sekitar 100 kilometer timur laut ibu kota Amman, menjadi markas Wing Ekspedisi Udara ke-332 Angkatan Udara AS. Satuan ini menjalankan berbagai misi di kawasan Levant.

Turki

Turki dan Amerika Serikat mengelola bersama Pangkalan Udara Incirlik di Provinsi Adana, Turki selatan.

Pangkalan ini menampung hulu ledak nuklir AS dan pernah digunakan untuk mendukung koalisi internasional dalam memerangi Islamic State di Suriah dan Irak. Selain itu, terdapat sekitar 1.465 personel militer AS yang ditempatkan di Turki.

(rds)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2