PM Inggris Blak-blakan soal Temu Xi Jinping, Ada Bahas Uighur

CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 19:52 WIB
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer membeberkan hasil pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Kamis (29/1). (Foto: AFP/CARL COURT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer membeberkan hasil pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Kamis (29/1).

Starmer menuturkan ia dan Xi membahas sejumlah hal termasuk meneken beberapa kesepakatan yang mempererat kerja sama Beijing-London.

Terlepas dari pembicaraan bisnis, Starmer menuturkan ia turut menyinggung soal isu hak asasi manusia seperti vonis bui seumur hidup taipan media Hong Kong Apple Daily, Jimmy Lai, hingga dugaan pelanggaran HAM etnis minoritas Muslim dan Uighur di Xinjiang.

Dikutip New York Times, Starmer menuturkan kepada wartawan bahwa Xi menyadari kekhawatirannya soal dua isu HAM tersebut.

"Ya, kami mendiskusikan hal tersebut dengan saling menghormati," ucap Starmer ketika ditanya wartawan apakah Xi merespons kedua topik itu.

Meski begitu, notulensi resmi dari pemerintah China tidak membahas soal Uighur maupun Lai. Namun, pemaparan resmi Beijing malah menyinggung bahwa Starmer menganggap Hong Kong merupakan "jembatan yang penting dan unik" antara China dan Inggris.

Ini merupakan pertemuan PM Inggris dan Presiden China perdana dalam delapan tahun terakhir.

Melansir situs AFP, kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan diplomatik sekaligus membuka peluang perdagangan, meski Inggris tetap waspada terhadap isu keamanan nasional.

Starmer datang bersama rombongan eksekutif industri untuk mempromosikan bisnis Inggris melalui UK-China CEO Council, sebuah badan yang telah lama tidak aktif.

Dewan ini dibentuk pada 2018, dan pernah mengumpulkan eksekutif bisnis dari kedua negara saat hubungan berada di "Era Emas".

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK