Zohran Mamdani Tuai Pujian usai Bela Imigran AS Pakai Ayat Al Quran
Wali Kota New York City Zohran Mamdani menuai pujian setelah pernyataannya ketika membela imigran di Amerika Serikat menggunakan ayat Al Quran viral di media sosial.
Dalam pernyataan di Perpustakaan Umum New York di Manhattan, Mamdani mengatakan bahwa imigran pada hakikatnya wajib dilindungi, baik oleh individu maupun negara.
Ia mengutip Surah An-Nahl (16) ayat 42 yang menekankan bahwa orang-orang yang berhijrah setelah dizalimi, akan diberikan tempat yang baik di dunia, bahkan juga di akhirat. Hijrah merupakan istilah Islam mengenai migrasi.
Mamdani menyoroti hal tersebut sebagai pengingat kuat bahwa perpindahan seseorang dan pencarian suaka sudah diamanatkan dan mengakar kuat dalam sejarah manusia.
"Al Quran mengajarkan kita bahwa martabat manusia bersifat inheren, bukan bersyarat," tutur Mamdani, seperti dikutip The New Arab.
Mamdani menambahkan, Islam adalah "agama yang dibangun di atas narasi migrasi".
Pada kesempatan itu, Mamdani juga mengutip Taurat dan teks-teks keagamaan lain ketika bicara mengenai perlunya "menyayangi orang asing yang tinggal di antara kalian".
Pernyataan Mamdani ini disampaikan saat pemerintah federal AS menggalakkan operasi terhadap para imigran di negara tersebut.
Lihat Juga : |
Aksi agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) ini telah diprotes keras oleh warga AS lantaran kerap diwarnai kekerasan.
Saat pidato, Mamdani sempat menyinggung Renee Good dan Alex Pretti, dua warga AS yang tewas ditembak agen ICE di Minneapolis bulan lalu.
"Agen-agen bertopeng, yang dibayar dengan uang pajak kita sendiri, melanggar konstitusi dan menebar teror," ucap Mamdani.
"Mereka datang dan meninggalkan jejak kehancuran. Orang-orang ditarik paksa dari mobil mereka. Senjata diacungkan ke mereka yang tak bersenjata. Keluarga tercerai-berai. Kehidupan hancur, secara senyap, cepat, dan brutal," ujarnya.
Sejak belum terpilih, Mamdani lantang menyuarakan dukungan untuk para migran di AS, terutama di New York City, selaku kota imigran terbesar di dunia.
Ia terus memperjuangkan perlindungan bagi imigran dan pengungsi, termasuk dengan meneken perintah eksekutif usai terpilih, yang melarang agen federal memasuki New York City tanpa surat perintah pengadilan.
Pidato Mamdani yang mengutip ayat Al Quran dan teks keagamaan ini menuai pujian di kalangan publik. Banyak yang kagum padanya karena menggunakan advokasi berbasis agama dalam wacana politik Amerika Serikat.
(bllq/bac)