RI Siapkan Evakuasi 15 WNI dari Iran
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran, di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
Sugiono menyebut telah menginstruksikan Duta Besar (dubes) RI di Teheran, untuk menyiapkan langkah-langkah bagi WNI yang ingin dievakuasi.
"Tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera, jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi," kata Sugiono di Istana Kepresidenan.
Untuk tahap awal, KBRI Teheran saat ini memastikan ada 15 orang WNI yang siap dievakuasi, melalui Kota Baku di Azerbaijan.
"Evakuasi dari Teheran itu harus dibawa ke Baku (Azerbaijan). Dari Teheran ke Baku itu 10 jam perjalanan darat," kata Sugiono dalam keterangannya.
Evakuasi juga akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan situasi keamanan di lapangan yang dinamis dan berpotensi berubah sewaktu-waktu.
Sugiono menjelaskan tidak semua WNI di wilayah-wilayah yang terdampak menyampaikan keinginan untuk dievakuasi dari Iran.
Dalam hal ini pemerintah pun menghormati keputusan masing-masing WNI, namun negara dipastikan siap memfasilitasi jika ada WNI yang merasa perlu kembali ke Indonesia.
"Saya kira situasi ke depan masih akan terus berkembang, kita akan melihat apa yang akan terjadi. Tapi tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan," katanya.
Sugiono juga menyebut dirinya telah berkomunikasi dengan Menlu Iran soal perkembangan terakhir. Dalam percakapan itu, RI mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan.
"Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut," ucap Sugiono.
(dna)