Ukraina Luncurkan Serangan Terbesar ke Moskow, Kilang Minyak Berkobar
Ukraina meluncurkan serangan drone besar-besaran ke Rusia hingga merusak kilang minyak utama negara itu.
Serangan drone terbesar itu diluncurkan pada Rabu (17/6) malam ke berbagai situs vital di ibu kota Moskow.
Menurut Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin, setidaknya 194 drone yang menuju ibu kota berhasil ditembak jatuh pada Rabu malam. Ini merupakan serangan drone terbanyak yang diluncurkan Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.
Setidaknya 17 orang terluka imbas serangan ini. Berdasarkan catatan Kementerian Pertahanan, pasukan Rusia mencegat nyaris 1.000 drone di seluruh negeri pada Rabu.
Dilansir dari Reuters, penerbangan di semua bandara utama Moskow terpaksa ditangguhkan pada Kamis.
Ukraina belakangan menargetkan infrastruktur energi Rusia menggunakan serangan jarak jauh.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan ini dilakukan sebagai tanggapan atas serangan Rusia terhadap kompleks biara bersejarah Kyiv yang terdaftar di UNESCO.
"Kami tidak menginginkan perang ini dan tidak pernah menginginkannya," kata Zelensky.
"Tapi jika Ukraina dilalap api, Moskow juga akan ikut terbakar. Itulah mengapa kami menekankan sekali lagi bahwa ini merupakan waktu yang tepat untuk menghentikan agresi," lanjutnya.
Lihat Juga :KILAS INTERNASIONAL Kekesalan Trump ke Netanyahu sampai Iran Dapat Kompensasi Rp5 Ribu T |
Kilang Minyak Moskow rusak usai terkena serangan drone Ukraina. Video yang diperoleh CNN menunjukkan asap hitam tebal mengepul hebat di atas fasilitas tersebut.
Klip lain menunjukkan ledakan besar mengguncang sebagian kompleks hingga menerbangkan atap tangki bahan bakar berukuran besar.
Menurut kesaksian warga yang bicara kepada CNN, asap tebal dan bau terbakar menyengat pada Kamis dini hari.
"Baunya mengerikan. Kami sudah menutup jendela, tetapi tetap sulit bernapas di dalam apartemen," kata Natalya Klimova (25), warga di Maryino, distrik yang berbatasan dengan Kapotnya.
Klimova mengatakan setidaknya ia mendengar 10 ledakan keras selama waktu tersebut.
(blq/bac)