Prancis Cegat Lagi Kapal Tanker Rusia di Laut Sisilia
Presiden Emmanuel Macron mengatakan militer Prancis kembali mencegat kapal tanker Rusia, Deliver, di perairan Sisilia pada Kamis (25/6).
Macron mengunggah aksi anggota militer Prancis turun dari helikopter dan menggerebek kapal di media sosial. Dia mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa.
"Angkatan Laut Prancis menaiki kapal tanker minyak Deliver pada hari Selasa saat kapal tersebut melintas di lepas pantai Sisilia, melanggar hukum maritim," kata Macron di X.
Macron mengatakan tindakan baru ke "armada bayangan" itu merupakan tekad kuat Eropa. Sebelumnya, Inggris melakukan hal serupa.
"Kami tidak akan membiarkan armada bayangan menghindari sanksi dan membiayai upaya perang Rusia," ucap Macron.
"Eropa akan melakukan semua upaya yang diperlukan untuk meningkatkan biaya perang bagi Rusia dan memungkinkan terwujudnya perdamaian yang kuat dan abadi di Ukraina," imbuh dia.
Beberapa waktu terakhir, Prancis mencegat setidaknya lima kapal tanker yang dianggap armada bayangan Rusia. Armada itu terdiri dari kapal-kapal tua yang dioperasikan Moskow untuk mengangkut minyak-gas dan menghindari sanksi barat.
Pada Mei lalu, Prancis mencegat kapal tanker Tagor di perairan internasional Samudra Atlantik, sekitar 740 km dari Inggris. Kemudian pada Maret, mereka mencegat kapal Deina di wilayah Laut Mediterania.
Awal tahun ini, Prancis juga mencegat kapal tanker The Gring di lepas pantai Almeria, Spanyol.