Cerita Israel Bantu Argentina dalam Perang Malvinas Lawan Inggris
Perang Malvinas antara Inggris dan Argentina kembali menghangat setelah dua kesebelasan bermain di semifinal Piala Dunia.
Aroma persaingan semakin terasa ketika para pemain Argentina membentangkan spanduk berbunyi "Las Malvinas son Argentinas," memiliki arti "Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina."
Ditambah, Protes dari Kementerian Luar Negeri Argentina atas pergerakan kapa perang Inggris HMS Medway di dekat Kepulauan Malvinas, yang oleh Inggris disebut Kepulauan Falkland.
Argentina menuduh kapal tersebut telah melintasi perairan teritorial Argentina tanpa pemberitahuan sebelumnya yang dipersyaratkan, menurut pernyataan resmi yang diterbitkan di X dan dibagikan oleh Menteri Luar Negeri Pablo Quirno.
Israel Bantu Argentina
Perang Malvinas 1982 telah dimenangkan Inggris. Namun, arsip rahasia yang sudah dibuka mengungkapkan peran Israel dalam membantu Argentina mencaplok pulau tersebut.
Laman The Falkland Island Association menyebutkan sejumlah berkas yang menunjukkan bahwa Israel, melalui Peru, menyediakan rudal udara-ke-udara, sistem peringatan radar rudal, dan tangki bahan bakar berkapasitas besar untuk pesawat Skyhawk Argentina.
Bantuan ini memberi Argentina kemampuan pertahanan tambahan dan waktu terbang di atas Kepulauan Falkland selama konflik tersebut.
Israel juga menjual sejumlah besar jet tempur Nesher (Dagger2) yang telah direkondisi dari tahun 1970-an, versi Israel dari pesawat multiperan Dassault Mirage 5, kepada Argentina selama periode Junta (1976-1983) bersama dengan suku cadang dan material militer lainnya. Ekspor senjata Israel ke Argentina pada periode ini diperkirakan mencapai sekitar US$1 miliar.
Aktivitas ini sudah diketahui oleh pihak berwenang Inggris pada saat itu. Namun, para pejabat Inggris pesimistis bahwa Israel dapat dibujuk untuk berhenti. Apalagi hubungan Inggris-Israel sedang tegang akibat perang Lebanon pertama, ketika Israel di bawah Perdana Menteri Menachem Begin.
Laporan menyebut Begin pernah memimpin kelompok militan Zionis, Irgun, selama Mandat Inggris di Palestina dan telah memproklamirkan pemberontakan terhadap Inggris pada tahun 1944.
Irgun bertanggung jawab atas berbagai aksi teror, termasuk serangan terhadap hotel King David yang menewaskan 91 orang. Begin juga menyimpan kebencian yang mendalam terhadap Inggris atas eksekusi teman dekatnya dan kolaborator Irgun, Dov Gruner, pada tahun 1947.
"Terlepas dari intervensi pribadi dari Menteri Luar Negeri Inggris, Geoffrey Howe, Begin juga bersedia menjual peralatan intelijen sinyal untuk digunakan pada pesawat mata-mata Argentina," jelas laporan dari The Falkland Island Association.
Hubungan Israel dengan Argentina selalu kompleks. Namun karena Argentina memiliki komunitas Yahudi yang cukup besar, hubungan keduanya makin akrab. Argentina merupakan rumah bagi sekitar 180.000 imigran, komunitas Yahudi terbesar ketujuh di dunia dan terbesar kedua di Amerika Selatan.
Di bawah Presiden Peron, Argentina menyediakan tempat perlindungan bagi para Nazi yang melarikan diri dan menghentikan imigrasi Yahudi lebih lanjut; namun Peron mengizinkan pembentukan hubungan diplomatik dengan negara Israel yang baru pada tahun 1949.
Selama "perang kotor" di bawah Junta Argentina pada tahun 1976-1983, banyak orang Yahudi ditangkap dan "dihilangkan", tetapi meskipun Israel mengatur agar banyak keluarga Yahudi melarikan diri, kepentingan politik pada saat itu berarti bahwa kepentingan Israel yang lebih luas terletak pada mendukung rezim anti-komunis Junta.
Lihat Juga : |
Sejak runtuhnya Junta pada 1983, sikap Argentina terhadap komunitas Yahudi telah melonggar. Undang-undang anti-rasisme dan anti-Semitisme disahkan pada tahun 1988 dan Presiden Menem pada tahun 1989 merilis berkas-berkas tentang peran Argentina dalam melindungi penjahat perang Nazi.
Hingga kini, hubungan PM Israel Benyamin Netanyahu dan Presiden Argentina Javier Milei makin akrab. Netanyahu mengaku mendukung Argentina dalam Piala Dunia kal ini.
"Mereka memiliki presiden hebat (Presiden Argentina Javier Milei). Dia bintang sesungguhnya. Dia melakukan sesuatu yang hebat dalam membangun ekonomi negaranya dengan menerapkan kebebasan ekonomi. Milei merupakan sahabat terbaik Israel," kata Netanyahu.
(imf/bac)