Rusia-Ukraina Ikut Panas Lagi, Moskow Hujani Kyiv Pakai Rudal Balistik

CNN Indonesia
Minggu, 19 Jul 2026 14:00 WIB
An explosion lights up the sky over the city as Ukrainian servicemen hit a Russian missile during a Russian missile and drone strike, amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine July 6, 2026. REUTERS/Gleb Garanich
Rusia melancarkan rentetan serangan rudal balistik ke Ibu kota Kyiv di Ukraina pada Minggu (19/7). (Foto: REUTERS/Gleb Garanich)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia melancarkan rentetan serangan rudal balistik ke Ibu kota Kyiv di Ukraina pada Minggu (19/7).

Menteri Luar Negeri Ukraina Andri Sybiha menuturkan ini menjadi gempuran terbanyak dalam satu serangan sejak Rusia menginvasi negaranya skala penuh pada 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rusia meluncurkan jumlah rudal balistik terbesar sejak awal perang, sekitar empat lusin, dalam serangan teroris brutal terhadap ibu kota Ukraina yang menewaskan dan melukai warga sipil," tulis Sybiha di platform X seperti dikutip Reuters.

"Kami mendesak adanya respons yang tepat dan tegas. Kami membutuhkan tekanan yang menghancurkan terhadap Moskow untuk mengakhiri teror ini."

Serangan Rusia pada Minggu menewaskan satu orang dan melukai 13 lainnya di Kyiv. Serangan Rusia ini berlangsung sehari setelah Ukraina melancarkan gelombang serangan drone mematikan yang menghantam gudang-gudang logistik e-commerce di wilayah Rusia.

Jurnalis AFP di Kyiv mendengar sejumlah ledakan beberapa saat setelah Angkatan Udara Ukraina memperingatkan warga melalui Telegram mengenai datangnya rudal balistik Rusia.

Salah satu ledakan bahkan begitu kuat hingga memicu alarm mobil-mobil yang terparkir di pusat kota berbunyi.

Layanan Darurat Negara Ukraina menyatakan melalui Telegram bahwa satu orang tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan yang, menurut kepolisian, menghantam enam distrik di Kyiv.

Menurut Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko dan otoritas setempat, sebuah gedung apartemen di Distrik Solomianskyi terkena serangan, sementara sebuah supermarket terbakar. Sebuah rumah di Distrik Sviatoshynskyi juga dilaporkan dilalap api.

Serangan juga dilaporkan menghantam pusat perbelanjaan dan hiburan di Distrik Dniprovskyi, sebuah gedung apartemen di Distrik Shevchenkivskyi, serta sebuah bangunan nonhunian.

Sementara itu, di wilayah Dnipropetrovsk, kawasan Ukraina tengah yang berbatasan dengan garis depan pertempuran, serangan drone Rusia menewaskan satu orang, menurut pejabat regional Oleksandr Ganzha.

Di pihak Rusia, serangan Ukraina menewaskan satu orang di wilayah Kursk, yang juga berada dekat garis depan, menurut Gubernur Alexander Khinshtein.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]