KILAS INTERNASIONAL

Perang AS-Iran Pecah Lagi sampai Tanker AS di Mesir Dihantam Drone

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 06:11 WIB
AS dan Iran saling serang lagi usai sempat setop perang selama lima hari. Foto: REUTERS/U.S. Central Command
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling serang pada Kamis (30/7), setelah Teheran menggempur pangkalan militer AS di Yordania.

Kedua negara kembali saling serang, padahal sempat menghentikan perang selama lima hari berturut=turut setelah Presiden Donald Trump memberi isyarat kelanjutan negosiasi damai.

Sementara itu Mesir kini juga jadi target serangan, yang menyasar kapal tanker gas milik AS.

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Jumat (31/7).

Perang Timteng Pecah Lagi! Rentetan Ledakan Terdengar di Iran

Militer AS kembali menggempur Iran pada Kamis (30/7) dini hari usai pangkalan mereka di Yordania dan kapal tanker gas dihantam drone.

Media lokal Iran yang dikutip Al Jazeera melaporkan tiga ledakan terdengar di Pulau Qeshm. Warga setempat mengatakan rudal menghantam daerah pemukiman di pulau itu.

Serangkaian serangan ini terjadi usai pangkalan AS di Yordania digempur Iran. Presiden Donald Trump juga menuduh Iran menjadi dalang serangan yang menyebabkan kapal tanker gas mereka terbakar. Menanggapi insiden tersebut, Trump sebelumnya bersumpah siap mengambil tindakan keras.

Rudal Balistik Rusia Hujani Kyiv Lagi, Warga Ukraina Diminta Lari

Rusia melancarkan serangan rudal balistik ke ibu kota Kyiv, Ukraina, pada Kamis (30/7) pagi.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, menyerukan di Telegram agar warga segera pergi ke shelter dan tetap berada di sana hingga situasi terkendali.

Kantor berita RIA Novosti juga mengabarkan sejumlah ledakan terdengar di Kyiv, Poltava, dan Kryvyi Rih saat sirene peringatan serangan udara meraung.

Serangan pada Kamis ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan skala besar terhadap Ukraina.

"Rusia telah mempersiapkan serangan besar-besaran beberapa hari lalu, dan ada kemungkinan besar serangan itu dilakukan malam ini," ujar Zelensky dalam sebuah unggahan di media sosial.

Kapal Tanker Gas Milik AS di Mesir Terbakar Dihantam Drone

Kapal tanker penyimpanan gas milik Amerika Serikat dihantam drone di Pelabuhan Damietta, Mesir, Rabu (29/7).

Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengonfirmasi insiden tersebut. Mereka juga menilai kejadian ini bisa menjadi tanda konflik yang meluas di Timur Tengah.

Tiga sumber yang mengetahui masalah ini membeberkan drone menghantam kapal tanker penyimpanan gas Energos Winter, dan menyebabkan kebakaran. Api lalu menyebar ke kapal lain, Gaslog Salem.

Sejauh ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Namun, kapal itu terkena drone di tengah perang yang kembali pecah antara Amerika Serikat dan Iran.

(tim)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK