Bom Meledak di Dalam Minibus di Suriah, 2 Tewas Belasan Luka

CNN Indonesia
Jumat, 07 Agu 2026 12:55 WIB
Ilustrasi bom. Foto: iStockphoto/Zeferli
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah bom yang dipasang di dalam minibus meledak dan menewaskan dua orang di pinggiran ibu kota Damaskus, Suriah pada Kamis (7/8) malam.

Ledakan itu terjadi di Jaramana, sebuah wilayah yang mayoritas penduduknya adalah penganut Druze, di luar Damaskus.

Seorang sumber menyebut ledakan tersebut disebabkan oleh bahan peledak yang dipasang pada kendaraan tersebut. Selain korban tewas, belasan orang juga mengalami luka-luka.

Dilansir dari Reuters, rekaman dari lokasi kejadian menunjukkan kerangka minibus putih yang hancur akibat ledakan sedang ditarik menjauh dari tempat kejadian.

Seorang warga Jaramana bernama Samer Abbas sedang berada di dalam toko pakaiannya yang berjarak hanya beberapa meter saat ledakan terjadi. Serpihan ledakan sempat menghantam bagian depan tokonya.

"Suaranya sangat keras dan tidak wajar," kata Samer Abbas dalam wawancaranya ke Reuters.

Sementara itu di Rumah Sakit Mujtahid di Damaskus, Bassel Imad menyebut pengeboman itu sebagai tindakan yang sadis. Sepupunya Safouh adalah pengemudi kendaraan yang meledak itu, dan kini terbaring dalam keadaan terluka.

Berbagai faksi dalam komunitas Druze di Suriah sempat terlibat bentrokan dengan kepemimpinan baru negara itu.

Penyelidikan Perserikatan Bangsa Bangsa pada Maret lalu menemukan bahwa lebih dari 1.700 orang, yang sebagian besar warga sipil dari sekitar Druze, tewas di Provinsi Sweida, wilayah selatan Suriah, pada Juli 2025.

Laporan tersebut menyatakan bahwa pasukan pemerintah Suriah, milisi suku, dan kelompok bersenjata Druze kemungkinan telah melakukan kejahatan perang.

(dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK