KILAS INTERNASIONAL

Daftar 8 WNI Jadi Tentara Rusia sampai Anak Kim Jong Un Jadi Penerus

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 06:00 WIB
Putri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Ju Ae, dikabarkan resmi menjadi calon penerus ayahnya. (Foto: via REUTERS/KCNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabar soal delapan warga negara Indonesia (WNI) menjadi tentara bayaran Rusia hingga Kim Jong Un menunjuk sang putri, Kim Ju Ae, sebagai penerus pemimpin Korea Utara menjadi sorotan berita internasional pada Selasa (1/9).

Perang Amerika Serikat vs Iran hingga kabut asap kebakaran hutan Indonesia yang kian mengganggu negara tetangga juga menjadi sorotan. Berikut kilas berita internasional:

Perang Lawan AS, Iran Klaim Kembangkan Sistem Pertahanan Udara Terbaru

Iran mengeklaim tengah mengembangkan sistem pertahanan udara terbaru di tengah perang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Komandan pasukan pertahanan udara angkatan darat Iran Brigadir Jenderal Alireza Elhami, menyatakan bahwa rancangan-rancangan baru tersebut secara bertahap sedang diwujudkan menjadi produk operasional.

Ia juga mengeklaim bahwa sistem tersebut benar-benar baru dan belum ada satu pun negara yang memilikinya. Dengan demikian sistem itu,tidak bisa disamakan dengan sistem lainnya yang dikenal negara-negara lain, dikutip dari kantor berita Iran, Mehr News.

Daftar Nama 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) merilis daftar warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi tentara bayaran di Rusia.

Dalam pernyataan pada 27 Agustus lalu, FISU menyebut perekrutan kedelapan WNI diketahui usai pihaknya memperoleh salinan komunikasi Kementerian Luar Negeri Rusia mengenai pemrosesan visa untuk WNI.

"Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen tentang setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam barisan tentara pendudukan RF," demikian pernyataan FISU di laman resminya.

Anak Kim Jong Un Resmi Ditunjuk Jadi 'Putri Mahkota' Korut

Putri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Ju Ae, dikabarkan resmi menjadi calon penerus ayahnya.

Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan menyimpulkan bahwa Kim Ju Ae secara efektif memasuki tahap penunjukan seiring meningkatnya pemberitaan media pemerintah Korut tentangnya.

Anggota parlemen dari Partai Demokrat, Yoon Kun Young, mengatakan badan intelijen percaya penonjolan Kim Ju Ae di pemberitaan selama beberapa waktu terakhir bertujuan mematri di benak warga bahwa ia calon pemimpin berikutnya.

(rds/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK