Menhan AS Dikecam Gegara Ejek Taruna Kanada Gendut di X

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 12:10 WIB
Cekcok antara AS dengan Kanada kian panas usai Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengejek taruna negara Amerika Utara tersebut. (Foto: REUTERS/Eric Lee)
Jakarta, CNN Indonesia --

Cekcok antara Amerika Serikat dengan Kanada kian panas usai Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengejek taruna negara Amerika Utara tersebut.

Dalam unggahan di media sosial X pada Senin (31/8), Hegseth membagikan foto dua kadet perempuan Kanada dari Pusat Pelatihan Kadet di Vernon, BC, dengan keterangan "ini nyata". Dalam foto tersebut, salah satu kadet bertubuh gempal.

Unggahan Hegseth pun langsung dibanjiri komentar negatif yang mengolok-olok penampilan fisik para kadet Kanada. Warga Kanada marah dan mengecam Hegseth karena bertindak provokatif serta melakukan body-shaming terhadap perempuan.

Jenderal Jennie Carignan, komandan militer tertinggi Kanada, mengatakan pihaknya akan menanggapi unggahan kontroversial Hegseth terhadap para taruna.

Ia berujar respons tersebut akan diputuskan oleh para taruna dan instruktur terdampak.

"Kami sedang berkonsultasi dengan mereka tentang bagaimana mereka ingin menangani hal ini," kata Carignan, seperti dikutip CBC.

Liga Kadet Angkatan Darat Kanada sementara itu mengutuk keras hinaan Hegseth terhadap para taruna.

"Mengarahkan komentar yang merendahkan kepada kaum muda yang secara aktif berupaya memperbaiki diri dan melayani komunitas adalah tindakan yang tidak bisa diterima," demikian pernyataan liga tersebut.

Pusat Pelatihan Kadet di Vernon, British Columbia, merupakan program kadet nasional berbasis komunitas yang ditujukan untuk remaja usia 12 hingga 18 tahun.

Situs web pemerintah federal menyatakan program ini memberikan "kesempatan bagi remaja untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan berharga yang membangun kepercayaan diri dan membantu membuka jalan dalam transisi menuju kedewasaan."

Perdana Menteri Kanada Mark Carney telah buka suara mengenai olokan Hegseth. Ia mengatakan tindakan Hegseth "tidak pantas bagi pejabat setingkatnya."

"Ketika orang Amerika berhenti membuat meme, berhenti menyindir, berhenti mencoba bersikap sok tangguh dan mulai serius dalam berdiskusi, barulah kita bisa berdiskusi," kata Carney.

Wakil Sekretaris Pers Pentagon Jacob Bliss membela unggahan Hegseth dengan mengatakan "unggahan X tersebut berbicara dengan sendirinya."

Perdana Menteri British Columbia, David Eby, mengkritik Pentagon dan Hegseth atas peristiwa ini.

"Ini membuka mata Anda semua tentang kepemimpinan amatir, tidak fokus, dan aneh yang dialami rakyat Amerika," kata Eby.

Unggahan kontroversial Hegseth sendiri muncul di tengah perselisihan dagang antara AS dan Kanada.

Pada Agustus, Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif 50 persen terhadap berbagai barang Kanada. Sebagai balasan, Kanada menerapkan bea masuk setara yang berlaku mulai 8 September mendatang.

Sejak negosiasi dagang kedua negara kolaps pada 21 Agustus, pemerintahan Trump terus mengusik Kanada, termasuk dengan mengubah nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika".

Trump juga berulang kali memprovokasi Kanada dengan mengatakan ingin menjadikan negara tersebut "negara bagian ke-51 Amerika Serikat".

(blq/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK