Putra Trump Mengaku Konglomerat Rusia Danai After Party Pernikahannya
Putra sulung Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku acara after party pernikahannya dibiayai oleh pengusaha Rusia yang terkait dengan Kremlin.
Dalam unggahan di media sosial pada Senin (14/9), Donald Trump Jr mengatakan bahwa "sahabat"nya, Umar Kremlev, "dengan sangat murah hati menjadi tuan rumah bagi dua pesta perayaan yang luar biasa" di Bahama pada Mei lalu.
"Itu adalah hadiah pernikahan yang sangat murah hati dari seorang teman, dan sesuatu yang sangat kami syukuri hingga saat ini," tulis Don Jr.
Konfirmasi ini muncul setelah situs web investigasi ProPublica melaporkan bahwa Kremlev menanggung biaya pesta-pesta malam Don Jr. senilai ratusan ribu dolar.
ProPublica merilis foto bersama di acara tersebut yang menurut mereka memperlihatkan bagian atas kepala Kremlev.
Kremlev merupakan ketua Asosiasi Tinju Internasional (IBA), organisasi yang hubungannya telah diputus oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) setelah berulang kali diperingati terkait tata kelola keuangan dan masalah etika.
Kremlev memiliki hubungan dengan pemerintah Rusia. Pada April lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menganugerahkan penghargaan "Order of Friendship" kepadanya, menurut siaran pers IBA.
Media investigasi Rusia, Proekt, menyebut Kremlev merupakan pria kelahiran Tajikistan yang pernah bekerja sebagai promotor tinju tingkat menengah dan membangun hubungan dengan Dinas Perlindungan Federal (FSO), lembaga yang bertugas melindungi para pejabat tinggi Rusia.
Kremlev juga disebut anggota klub motor pro-Kremlin, Night Wolves.
Anggota Night Wolves pernah konvoi massal ke Semenanjung Crimea tak lama setelah wilayah Ukraina itu dicaplok Rusia pada Maret 2014. Sejumlah anggotanya juga pernah bertempur bersama kelompok separatis pro-Rusia di Ukraina timur.
Presiden Donald Trump tidak menghadiri pernikahan maupun after party putranya dengan alasan harus berada di Washington untuk berdiskusi tentang perang Iran.
(blq/bac)