Pendeta Musik Eks American Idol di AS Divonis Bersalah Bunuh Istri

CNN Indonesia
Rabu, 30 Sep 2026 13:05 WIB
Blonde woman with white medical mask
Ilustrasi. (iStockphoto/AZemdega)

Dalam persidangan, jaksa menghadirkan Alleigha Botner, perempuan berusia 24 tahun yang pernah menjalin hubungan dengan Flynn selama sekitar 18 bulan.

Botner mengatakan hubungan mereka bermula ketika dia menjadi pekerja magang di gereja Flynn. Dia kemudian bersaksi mengenai puluhan ribu pesan yang mereka kirimkan.

Dalam sejumlah pesan, Flynn disebut berulang kali mengungkapkan keinginannya agar Ashley meninggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu pesan Flynn kepada Botner pada 11 Februari 2025 berbunyi, "Aku ingin dia mati, berselingkuh lagi, pergi."

Dalam pesan lain pada 24 Maret 2025, ketika Botner bertanya apa yang bisa dia lakukan, Flynn menjawab, "Bunuh dia."

Flynn juga pernah menulis bahwa dirinya begadang untuk memikirkan cara membunuh Ashley tanpa masuk penjara.

Sehari sebelum pembunuhan, Flynn kembali mengirim pesan kepada Botner. Dia menulis bahwa "tindakan akan datang besok," "Aku memilihmu" dan "akan segera bebas."

Ia juga menyebut 16 Februari sebagai "hari yang tak akan pernah kulupakan" dan "Besok adalah hari yang besar".

Botner mengatakan dia saat itu memahami pesan tersebut sebagai rencana Flynn untuk bercerai dari Ashley.

Pembelaan Flynn

Tim pengacara Flynn mengatakan klien mereka sedang tidur ketika penembakan terjadi. Mereka menyebut Flynn terbangun setelah mendengar suara tembakan saat berada di kamar putrinya.

Pengacara juga mengakui Flynn berselingkuh dengan Botner. Namun, mereka menegaskan perselingkuhan tidak membuktikan bahwa Flynn membunuh istrinya.

Agen khusus Biro Investigasi Federal (FBI), Sarah Deamron, kemudian menyelidiki dugaan pembobolan rumah Flynn. Deamron mengatakan tidak menemukan bekas congkelan, tendangan, atau benturan di bagian luar pintu.

Menurut Deamron, kondisi pintu tidak sesuai dengan pola pembobolan paksa yang pernah dia temui dalam kasus lain.

Agen khusus FBI, Andrea Kinzig, juga mengatakan bahwa ia tidak menemukan bukti di ponsel Ashley yang menunjukkan Ashley berselingkuh seperti yang diceritakan Flynn kepada Botner.

Pihak pembela juga mempertanyakan hilangnya ponsel dan laptop milik Botner. Tidak ada pesan yang berhasil dipulihkan dari perangkat tersebut.

Namun, video kamera Ring yang ditampilkan di persidangan menunjukkan Botner berada di rumah pada saat pembunuhan terjadi. Botner sendiri tidak didakwa dalam kasus tersebut.

Flynn tidak memberikan kesaksian dalam persidangan. Pengacaranya mengatakan keputusan tersebut diambil karena Flynn sebelumnya sudah tiga kali memberikan pernyataan kepada polisi.

Pernah tampil di American Idol

Sebelum terseret kasus pembunuhan, Flynn dikenal sebagai kontestan American Idol.

Ia tampil dalam musim ke-12 acara tersebut pada 2013. Flynn mendapatkan tiket emas untuk mengikuti babak Hollywood, tetapi tersingkir pada tahap awal kompetisi.

Saat mengikuti audisi, Flynn sempat berbicara mengenai kecintaannya terhadap musik dan memuji istrinya, Ashley.

"Aku mencintai istriku lebih dari apa pun. Dia sangat, sangat cantik," kata Flynn dalam video acara tersebut.

Dalam argumen penutup, Watkins mengatakan Flynn sebenarnya memiliki cara untuk meninggalkan pernikahannya tanpa melakukan kejahatan.

"Dia punya cara yang sah untuk pergi, tetapi dia terlalu serakah," kata Watkins.

"Orang berbohong. Bukti tidak berbohong," tambahnya.

(mge/bac)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2