Sepakat dengan AS, Irak Izinkan Maskapai Iran Terbang ke Kota Najaf

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Okt 2026 12:04 WIB
Ilustrasi. Irak mengizinkan maskapai penerbangan Iran untuk kembali beroperasi di negaranya. (morgueFile/richard_b)
Jakarta, CNN Indonesia --

Irak telah kembali mengizinkan maskapai penerbangan Iran, Mahan Air, untuk mengoperasikan hingga 40 penerbangan sehari dari dan ke Bandara Internasional Najaf. Izin tersebut diberikan usai Irak mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS).

Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi mengumumkan kesepakatan tersebut pada Jumat (2/10). Kesepakatan ini melonggarkan hubungan antara kedua negara tetangga tersebut sejak AS menjatuhkan sanksi terhadap sektor penerbangan Iran pada September lalu.

Al-Zaidi mengatakan, pihaknya menyambut positif respons pemerintah AS terhadap upaya Irak karena telah bersedia memberikan pengecualian yang diperlukan.

"Perjalanan udara bukan hanya sekadar transportasi antara dua bandara, tapi lebih merupakan jembatan komunikasi antar-masyarakat," ujar Al-Zaidi, melansir Al Jazeera.

Terpisah, Menteri Luar Negeri Irak Fuad Husein mengatakan, kembali beroperasinya penerbangan Mahan Air mendukung kemitraan Irak-AS yang didasarkan pada rasa saling menghormati.

Hussein juga menyambut baik pengertian AS tentang pentingnya menghormati hak masyarakat atas akses ke tempat-tempat suci, seperti Najaf.

Diberitakan sebelumnya, AS mengumumkan saksi terhadap 36 entitas yang terkait dengan sektor penerbangan Iran pada awal September lalu. Dari sana, bandara di sejumlah negara beramai-ramai menolak melayani maskapai penerbangan asal Iran. Penerbangan juga sempat dihentikan di empat bandara Irak.

Tak lama kemudian, pemerintah Irak menggelar pembicaraan langsung dengan AS untuk meminta pengecualian. Hasilnya, pengecualian diberikan untuk Mahan Air yang terbang menuju Najaf, Irak.

Najaf sendiri merupakan tujuan utama penerbangan Iran ke Irak. Penerbangan ini membawa para peziarah Muslim Syiah Irak ke kota-kota suci Ian atau warga Iran yang mengunjungi situs-situs suci di Irak.

(asr)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK