Menyikat Gigi Bayi, Kapan dan Bagaimana Caranya?
Hafshah Fakhrin | CNN Indonesia
Rabu, 31 Agu 2016 13:19 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Gigi bayi bisa mulai tumbuh pada usia 4 bulan setelah kelahiran, meski ada juga yang terlihat pada usia 6 bulan. Tapi apakah ayah bunda sudah bisa mulai menyikatnya?
Menurut Aura Caldera, seperti dikutip Asian Parent, seorang dokter gigi yang beroperasi di New York, sebelum gigi bayi keluar, ada baiknya ayah bunda membiasakan diri menyeka gusi mereka dengan lembut.
“Bisa dengan kain lap basah atau sikat gigi khusus bayi, terutama setelah menyusui dan saat bayi tidur,” katanya.
Setelah gigi tumbuh, ayah bunda bisa mulai menyikatnya dua kali sehari. Idealnya, sekali di pagi hari dan sekali di malam hari. Pastikan tak makan lagi setelah sikat gigi malam.
Metode Menyikat yang Terbaik
Pilih sikat berbulu lembut dengan kepala kecil dan pegangan nyaman. Jika menggunakan pasta gigi, gunakan secuil (seukuran beras) saja. Lalu sikat gigi dengan melingkar secara lembut di gigi anak, baik depan dan belakang. Untuk gigi depan, gunakan bagian ujung sikat saja. Pastikan untuk berhati-hati dan teliti, terutama di gigi belakang dan gigi bawah di mana bakteri sering terakumulasi.
Jenis Pasta Gigi
Pilihlah pasta gigi non-fluoride. Jika tidak, gunakan sedikit saja pasta gigi ber-fluoride.
Janji Temu dengan Dokter Gigi
Menurut American Academy of Pediatric Dentistry, orang tua harus menjadwalkan bayi dan membuat janji dengan dokter gigi pertama saat ulang tahun pertama anak mereka.
Dr. Caldera menilai, pemeriksaan gigi ke dokter akan membantu terbentuknya gigi yang baik. “Yang penting adalah untuk mencegah gigi berlubang, serta belajar tentang pertumbuhan gigi bayi anda dan kesehatan mulutnya,” katanya. (ded/ded) Add
as a preferred
source on Google
Menurut Aura Caldera, seperti dikutip Asian Parent, seorang dokter gigi yang beroperasi di New York, sebelum gigi bayi keluar, ada baiknya ayah bunda membiasakan diri menyeka gusi mereka dengan lembut.
“Bisa dengan kain lap basah atau sikat gigi khusus bayi, terutama setelah menyusui dan saat bayi tidur,” katanya.
Setelah gigi tumbuh, ayah bunda bisa mulai menyikatnya dua kali sehari. Idealnya, sekali di pagi hari dan sekali di malam hari. Pastikan tak makan lagi setelah sikat gigi malam.
Metode Menyikat yang Terbaik
Pilih sikat berbulu lembut dengan kepala kecil dan pegangan nyaman. Jika menggunakan pasta gigi, gunakan secuil (seukuran beras) saja. Lalu sikat gigi dengan melingkar secara lembut di gigi anak, baik depan dan belakang. Untuk gigi depan, gunakan bagian ujung sikat saja. Pastikan untuk berhati-hati dan teliti, terutama di gigi belakang dan gigi bawah di mana bakteri sering terakumulasi.
Jenis Pasta Gigi
Pilihlah pasta gigi non-fluoride. Jika tidak, gunakan sedikit saja pasta gigi ber-fluoride.
Janji Temu dengan Dokter Gigi
Menurut American Academy of Pediatric Dentistry, orang tua harus menjadwalkan bayi dan membuat janji dengan dokter gigi pertama saat ulang tahun pertama anak mereka.
Dr. Caldera menilai, pemeriksaan gigi ke dokter akan membantu terbentuknya gigi yang baik. “Yang penting adalah untuk mencegah gigi berlubang, serta belajar tentang pertumbuhan gigi bayi anda dan kesehatan mulutnya,” katanya. (ded/ded) Add
as a preferred source on Google