Sandiaga menyebut kabar pertemuan Prabowo dan SBY didapat setelah kedua pucuk pimpinan Partai Gerindra dan Demokrat itu bertemu saat kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Gedung DPR, Kamis (2/3) lalu.
"Mereka sempat bertemu di gedung DPR/MPR, bersapa dan memastikan akan ada pertemuan dalam waktu dekat," kata Sandiaga di Jakarta, Minggu (5/3).
Lihat juga:Menimbang 'Iming-iming' KJP Plus Anies-Sandi |
Pertemuan Prabowo dan SBY disebut akan membicarakan dukungan di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Meski demikian, Sandiaga enggan berharap terlalu jauh dari pertemuan tersebut.
"Kami enggak mau mendahului. Kami hanya fokus kepada masyarakat," ucap Sandiaga.
"Baru setelah itu Pak SBY bertemu Pak Prabowo. Jadi ini yang lagi ditunggu," kata Sandiaga.
Poros Cikeas pengusung Agus-Sylvi, yakni Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN, hingga kini belum menentukan sikapnya di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Sikap keempat partai itu baru ditunjukan di akar rumput tingkat wilayah Jakarta.
Tercatat hingga kini hanya PAN yang baru memberi sinyal akan segera memberi dukungan resmi kepada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Wakil Ketua Umum Demokrat Roy Suryo Notodiprojo menjelaskan, pilihan opsi nonblok sama sekali tidak menjadikan partainya sebagai golongan putih di putaran kedua. Dalam posisi itu, seluruh kader dibebaskan memilih pasangan calon yang mereka dukung. (gil)